Peminat PENMABA Mandiri UNJ Jalur Disabilitas Tahun 2025 Meningkat Signifikan

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. UNJ Perkuat Kolaborasi Global dengan Filipina…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Jawab Tantangan “Mismatch” Dunia Kerja, UNJ Siapkan Ratusan Skema Sertifikasi Kompetensi Futuristik

FISH UNJ Gelar Employer Meeting untuk Perkuat Lulusan Adaptif dan Kompeten dalam Dunia Kerja

Batavia Team UNJ Raih Juara 5 Kategori Battery Electric di Shell Eco-Marathon Asia Pacific and the Middle East 2026

Comdev Program EQUITY UNJ Hadirkan Trauma Healing bagi Siswa di Daerah Rawan Bencana Cianjur

FT UNJ Gelar Employer Meeting 2026, Perkuat Kolaborasi Industri untuk Revitalisasi Kurikulum Berbasis OBE dan Kebutuhan Dunia Kerja

Jakarta, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mencatat peningkatan signifikan jumlah pendaftar pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PENMABA) Mandiri jalur disabilitas. Jalur ini merupakan bentuk fasilitasi UNJ bagi calon mahasiswa penyandang disabilitas yang ingin mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi. UNJ berkomitmen untuk mendorong lingkungan pendidikan yang inklusif dan aksesibel bagi semua mahasiswa, termasuk mereka yang memiliki disabilitas.

Pada kesempatan ini, Ketua Admisi UNJ, I Wayan Sugita, dalam keterangannya di Kantor Admisi UNJ pada Selasa, 1 Juli 2025, menyampaikan bahwa jumlah pendaftar jalur disabilitas tahun ini mencapai 125 orang. Angka tersebut meningkat drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 44 pendaftar.

“Pendaftaran akan ditutup besok, dan hingga hari ini sudah tercatat sebanyak 125 pendaftar untuk jalur disabilitas,” ujar I Wayan Sugita.

Ia menambahkan bahwa peningkatan ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap jalur seleksi yang inklusif. UNJ juga memberikan fleksibilitas bagi peserta disabilitas yang mendaftar melalui jalur mandiri umum untuk dipindahkan ke jalur disabilitas, dengan tetap difasilitasi secara optimal.

“Jika ada peserta disabilitas yang mendaftar di jalur umum, kami siap memfasilitasi pemindahan ke jalur disabilitas,” jelasnya.

UNJ juga berkomitmen menyediakan pendamping khusus selama pelaksanaan tes bagi peserta disabilitas, guna memastikan kenyamanan dan kemudahan dalam mengikuti proses seleksi.

“Semua peserta disabilitas akan difasilitasi. Namun, kuota penerimaan tetap bergantung pada kesiapan masing-masing program studi,” tambahnya.

I Wayan Sugita menegaskan bahwa UNJ membuka kesempatan seluas-luasnya bagi penyandang disabilitas untuk mengikuti seleksi jalur mandiri. “Kami menyambut baik semua peserta disabilitas yang ingin bergabung dengan UNJ,” tutupnya.