JAKARTA, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H melalui kegiatan yang diselenggarakan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Nurul Irfan UNJ bersama Rumah Amal UNJ, Rabu (2/9/26), di Aula Latief Hendraningrat, Kampus A UNJ.
Mengusung tema “Meneladani Rasulullah SAW, Membangun Insan Akademik, Berakhlak dan Bereputasi Global”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai keteladanan, akhlak, kepedulian, dan semangat membangun budaya akademik yang positif di lingkungan UNJ.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh Aufa Salwa Al Koffah. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama.

Ketua DKM Masjid Nurul Irfan UNJ, Prof. Asep Supena, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir serta mendukung kegiatan tersebut.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi tahun ini sekaligus dirangkaikan dengan penyaluran bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) melalui Rumah Amal UNJ. Bantuan tersebut diberikan kepada mahasiswa yang menghadapi kesulitan pembiayaan pendidikan, termasuk mahasiswa dengan kategori UKT terendah.
“Yang kita ambil adalah mahasiswa yang UKT-nya paling rendah, dan ternyata itu pun masih ada yang mengalami kesulitan. Kami berharap Rumah Amal terus mendapat dukungan dari seluruh warga UNJ,” ujar Prof. Asep.

Dalam sambutannya, Rektor UNJ, Prof. Komarudin, mengapresiasi DKM Masjid Nurul Irfan UNJ dan Rumah Amal UNJ yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk menghadirkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan akademik maupun kehidupan sehari-hari.
“Keteladanan itu ternyata bagi orang yang mengharap rahmatullah, bagi orang yang takut dengan hari kiamat, dan bagi orang yang selalu ingat Allah. Kuncinya memang di hati kita yang harus selalu tertambat pada Allah,” tutur Prof. Komarudin.
Ia menyampaikan dua pesan penting kepada seluruh insan akademika UNJ. Pertama, pentingnya menjadikan akhlak sebagai landasan dalam membangun hubungan antarsesama di lingkungan kampus. Nilai tersebut, menurutnya, perlu tercermin dalam hubungan antara dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

“Kalau semuanya berpacu dan mengacu pada landasan akhlak, insya Allah kehidupan kita tidak ramai dalam hal-hal yang tidak semestinya, seperti kebencian ataupun fitnah,” tegasnya.
Kedua, Prof. Komarudin mendorong seluruh warga UNJ untuk terus meningkatkan kinerja dan produktivitas. Upaya tersebut diperlukan agar UNJ semakin mampu memperkuat reputasi global melalui pengembangan riset, inovasi, serta pembelajaran yang berkualitas.
“Melalui peringatan Maulid Nabi ini, mudah-mudahan kita terus di-refresh dan terus meningkat,” ujarnya.

Setelah sambutan Rektor, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan UKT secara simbolis kepada 15 mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan UNJ. Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Rumah Amal UNJ dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa yang membutuhkan.
Pada kesempatan yang sama, Rumah Amal UNJ juga membuka penggalangan donasi melalui QRIS yang ditampilkan kepada peserta kegiatan. Langkah tersebut menjadi ajakan kepada sivitas akademika dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung keberlanjutan program sosial dan pendidikan bagi mahasiswa UNJ.
Rangkaian peringatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan Habib Ahmad bin Novel bin Jindan. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan nasihat keagamaan dan mengajak hadirin untuk memahami serta menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di UNJ menjadi ruang untuk memperkuat nilai keagamaan sekaligus meneguhkan kepedulian sosial di lingkungan perguruan tinggi. Penyaluran bantuan UKT kepada 15 mahasiswa menunjukkan bahwa penguatan karakter akademik juga berjalan seiring dengan kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, UNJ mendorong terbentuknya insan akademik yang tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan, tetapi juga berakhlak, peduli terhadap sesama, dan mampu berkontribusi dalam membangun reputasi universitas di tingkat global.
Dokumentasi: Sadikin