Jakarta, Humas UNJ — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui Kantor Sekretaris Universitas (Sekun) menyelenggarakan “Workshop Penyusunan Peta Proses Bisnis dan Prosedur Operasional Standar Administrasi Pemerintahan (POS-AP)”. Kegiatan ini digelar selama dua hari, pada Senin–Selasa, 7–8 Juli 2025. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sistem tata kelola administrasi yang ,terstandar, dan mendukung pencapaian Zona Integritas (ZI) serta visi UNJ sebagai World Class University (WCU).
Workshop ini menghadirkan narasumber utama M. Ali Akbar selaku Analis SDM Aparatur Ahli Muda sekaligus Ketua Tim Kerja Ketatalaksanaan Kemdiktisaintek. Ia bersama tim menyampaikan empat pokok materi, yaitu:
- Konsep Peta Proses Bisnis dan POS-AP;
- Pengenalan aplikasi Bizagi untuk penyusunan dokumen;
- Praktik penyusunan Peta Proses Bisnis dan POS-AP melalui Bizagi; dan
- Penyempurnaan dokumen melalui aplikasi Bizagi.
Pada kesempatan ini, Wiwie Marwiyah selaku Kepala Kantor Organisasi, Tata Laksana, dan Keprotokolan UNJ turut memaparkan struktur organisasi UNJ berdasarkan Peraturan Rektor Nomor 5 Tahun 2025.

Dalam laporannya, Wiwie menyampaikan bahwa workshop ini diikuti oleh 73 peserta, melebihi target awal sebanyak 68 orang. Peserta berasal dari berbagai unit kerja, termasuk staf ahli wakil rektor, koordinator layanan administrasi fakultas, sekretaris, kepala subdirektorat, kepala divisi dan bagian, serta staf pendamping lainnya. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai penyusunan peta proses bisnis dan POS-AP sesuai standar pemerintahan yang baik.
Sementara itu Sekretaris Universitas, Prof. Suyono, dalam sambutannya menegaskan bahwa sejak UNJ ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) melalui Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2024, berbagai regulasi dan pedoman kelembagaan telah disusun. Namun, sebagian besar masih bersifat umum, sehingga diperlukan dokumen operasional yang lebih rinci dan aplikatif.

Prof. Suyono menambahkan bahwa penyusunan peta proses bisnis dan POS-AP merupakan langkah strategis dalam membangun tata kelola yang baik, mendukung pengajuan Zona Integritas, serta mendorong transformasi UNJ menuju universitas kelas dunia.
Sebagai bentuk komitmen, Prof. Suyono turut mengikuti workshop sebagai peserta. Ia berharap kegiatan ini dapat menghasilkan sistem layanan yang lebih rapi, efisien, dan konsisten, serta mendukung proses akreditasi, pelayanan publik, dan manajemen kelembagaan secara menyeluruh.

“Mari kita jadikan workshop ini sebagai titik awal transformasi layanan di UNJ. Dengan peta proses bisnis dan POS-AP yang tersusun rapi, kita bisa melangkah lebih yakin menuju visi besar kita sebagai universitas kelas dunia,” pungkas Prof. Suyono.
