Prodi S.Tr. MPLM FT UNJ Hadirkan Pakar Maritim Bahas Kepemimpinan dan Optimalisasi Pelabuhan Berbasis Data

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Muhammad Zacky Alfatah, Mahasiswa UNJ yang…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Buktikan Diri sebagai Kampus Berdampak, UNJ Tuai Pujian dan Undangan Kolaborasi dari Berbagai Pihak

Wujudkan Visi Kampus Berdampak, UNJ Gelar FGD Diseminasi Pengabdian Masyarakat Program EQUITY LPDP

9 Duta Besar Hadiri Pertemuan Francophonie 2026, UNJ Fokus Perkuat Kerja Sama Internasional

Pemeringkatan Internasional UNJ Terus Melesat, Kini Masuk Peringkat 801+ versi THE Asia University Ranking

UNJ Akselerasi SDGs ke-3 melalui Penguatan Ekosistem Kampus Sehat Mental lewat Sosialisasi PLPBK dan Pelatihan PFA

Jakarta, Humas UNJ – Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (Prodi S.Tr. MPLM FT UNJ) menyelenggarakan Kuliah Tamu dengan tema “Membangun Model Kepemimpinan Di Industri Logistik dan Optimalisasi Kegiatan Pelabuhan Maritim Berbasis Data Pemodelan BMKG” pada Rabu, 19 November 2025 di Ruang Rapat Lt.10, SFD Tower A, Kampus A UNJ.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Vivian Karim Ladesi selaku Koordinator Prodi S.Tr. MPLM FT-UNJ, dan menghadirkan dua narasumber kompeten dari industri maritim dan logistik nasional.

Narasumber yang hadir berbagi pengalaman dan keahliannya, yakni:

  1. Andri Ramdhani selaku Pakar yang memiliki kompetensi dalam bidang pemodelan data dan aplikasinya di sektor maritim.
  2. Juliana Sofhia Damu FCILT. selaku profesional bersertifikasi internasional di bidang logistik dan supply chain management.

Acara ini dipandu oleh Wini Rossa Dewi selaku moderator dan merupakan dosen dari Program Studi MPLM FT UNJ.

Kuliah tamu ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa dan akademisi mengenai pentingnya kepemimpinan yang adaptif dalam industri logistik, serta bagaimana pemanfaatan data pemodelan BMKG dapat mengoptimalkan operasional pelabuhan maritim di Indonesia. Mengingat posisi strategis Indonesia sebagai negara maritim, pemahaman tentang integrasi teknologi dan kepemimpinan efektif menjadi krusial dalam menghadapi tantangan industri 4.0.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjembatani dunia akademik dengan praktik industri, sehingga lulusan kami siap menghadapi dinamika dunia kerja khususnya di sektor pelabuhan dan logistik maritim,” ujar penanggung jawab kegiatan.

Acara ini dihadiri mahasiswa, dosen, dan praktisi yang tertarik dengan perkembangan industri logistik dan maritim.