Prof Dalia Sukmawati Bawa Riset Mikroorganisme UNJ ke Forum Internasional di Beijing

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Prof Dalia Sukmawati Bawa Riset Mikroorganisme…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

UNJ Perluas Kolaborasi Strategis bersama Pemprov DKI Jakarta

Perkuat Pengembangan Pembelajaran, UNJ dan Arasoft Co., Ltd Tandatangani MoU Modul e-PUB

UNJ dan Batangas State University Perkuat Kolaborasi melalui Psychological First Aid dan Student Well-Being

UNJ Gelar Peringatan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

Kiprah dan Prestasi UNJ Mengharumkan Indonesia di Asian Games 2026

JAKARTA, Humas UNJ – Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Jakarta (FMIPA UNJ), Prof. Dalia Sukmawati, menjadi narasumber dalam “World Data Centre for Microorganisms (WDCM) 2026 International Annual Conference” di Beijing, China, 21–23 September 2026.

World Data Centre for Microorganisms 2026 International Annual Conference berlangsung selama tiga hari di Wanyi Hotel, Future Science City, Changping District, Beijing. Konferensi membahas perkembangan pengelolaan data mikroorganisme serta peluang kolaborasi penelitian di antara komunitas ilmiah internasional.

Prof. Dalia yang juga menjabat Wakil Dekan Bidang III FMIPA UNJ ini hadir dalam forum yang mempertemukan akademisi, peneliti, pengelola koleksi mikroorganisme, serta pakar dari berbagai negara. Konferensi tersebut diselenggarakan oleh Institute of Microbiology, Chinese Academy of Sciences (IMCAS) bersama World Data Centre for Microorganisms (WDCM).

Keterlibatan Prof. Dalia menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik UNJ di tingkat internasional, khususnya dalam bidang mikrobiologi dan pengelolaan data mikroorganisme. Forum tersebut juga menjadi ruang pertukaran pengetahuan mengenai perkembangan penelitian, koleksi mikroorganisme, serta pemanfaatan data untuk mendukung penelitian dan pengembangan bioteknologi.

Prof. Dalia menilai pengelolaan data mikroorganisme memiliki posisi penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Data yang terdokumentasi dengan baik dapat menjadi sumber informasi bagi peneliti untuk melakukan identifikasi, membandingkan karakteristik mikroorganisme, serta mengembangkan penelitian lanjutan.

Menurut dia, perkembangan penelitian mikroorganisme tidak dapat dilepaskan dari kebutuhan terhadap data yang akurat, terdokumentasi, dan dapat diakses oleh komunitas ilmiah.

“Pengelolaan data mikroorganisme perlu ditempatkan sebagai bagian penting dalam ekosistem penelitian. Data yang baik akan membantu peneliti membangun penelitian lanjutan dan memperkuat kolaborasi antarnegara,” kata Prof. Dalia.

Ia mengatakan forum internasional seperti WDCM Annual Conference memberikan kesempatan bagi akademisi untuk melihat perkembangan penelitian mikroorganisme dari berbagai perspektif. Pertemuan ilmiah juga memungkinkan peneliti bertukar pengalaman mengenai pengelolaan koleksi dan data mikroorganisme.

“Pertukaran pengetahuan menjadi penting karena penelitian mikroorganisme berkembang sangat cepat. Kolaborasi dan keterbukaan data dapat memperluas manfaat penelitian bagi masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan,” ujar Prof. Dalia.

WDCM memiliki peran dalam pengelolaan dan penyediaan informasi mengenai sumber daya mikroorganisme dari berbagai negara. Keberadaan pusat data tersebut mendukung peneliti dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk penelitian mikrobiologi, biodiversitas, bioteknologi, dan bidang terkait.

Bagi UNJ, keikutsertaan Prof. Dalia dalam konferensi tersebut tidak hanya memperluas hubungan akademik dengan institusi internasional, tetapi juga membuka peluang pengembangan kerja sama penelitian. Interaksi dengan peneliti dan lembaga dari berbagai negara dapat menjadi pintu masuk bagi pertukaran pengetahuan, pengembangan kapasitas, dan kolaborasi akademik.

Kehadiran guru besar UNJ dalam forum ilmiah internasional juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kapasitas akademik perguruan tinggi Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Pengalaman yang diperoleh dari forum tersebut dapat menjadi bagian dari penguatan kegiatan penelitian dan akademik di lingkungan FMIPA UNJ.