JAKARTA, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) resmi melantik 21 pejabat di lingkungan kampus dalam upacara pelantikan yang digelar di Lobi Rektorat, Gedung Rektorat UNJ (21/7/26). Acara ini dihadiri oleh Ketua Senat Akademik Universitas, para Wakil Rektor, Sekretaris Universitas, serta para pejabat lainnya di lingkungan UNJ.
Dalam sambutannya, Rektor UNJ, Prof. Komarudin, menjelaskan bahwa sebagian besar dari pejabat yang dilantik hari ini seharusnya telah dilantik pada waktu-waktu sebelumnya, sementara sebagian kecil lainnya merupakan pergantian yang baru terjadi. Ia memastikan bahwa keterlambatan pelantikan tidak memengaruhi hak-hak para pejabat, termasuk tunjangan dan remunerasi sesuai jabatan masing-masing.
“Prinsipnya, siapa yang sudah bekerja, dia berhak atas hak-haknya. InshaAllah teman-teman tidak dikurangi hak-haknya,” tegasnya.

Kepada para pejabat yang mengakhiri masa tugasnya, Prof. Komarudin menyampaikan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan, sekaligus mendorong mereka untuk kembali fokus pada tugas utama sebagai dosen. Ia mengingatkan bahwa jabatan di lingkungan UNJ pada hakikatnya merupakan tugas tambahan, dan bukan tujuan utama.
“Jangan memaknai jabatan di UNJ sebagai sesuatu yang luar biasa, sifatnya adalah tambahan. Kalau tugas utama sebagai dosen difokuskan, maka kenaikan jabatan akademik akan terus lancar dan mudah-mudahan segera sampai menjadi guru besar,” pesannya.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Prof. Komarudin menyampaikan tiga pesan utama. Pertama adalah loyalitas, yakni kesetiaan penuh kepada pimpinan, institusi, bangsa, dan negara tanpa adanya kepentingan atau kelompok tersendiri di dalam institusi.

“Kalau tidak selaras, saya khawatir akan mengganggu kinerja institusi. Kita menjabat ini demi kemajuan Universitas Negeri Jakarta,” tegasnya.
Kedua adalah pelaksanaan tugas dan fungsi secara profesional. Ketiga adalah kesiapan untuk dievaluasi secara berkala.
Selain komitmen dan integritas, Prof. Komarudin juga mendorong seluruh pejabat untuk mengoptimalkan kreativitas dalam pelaksanaan tugas di unit masing-masing, sehingga program, kinerja, dan produk yang dihasilkan dapat mencapai hasil yang luar biasa. Ia mengingatkan bahwa UNJ saat ini tengah dalam proses mengejar ketertinggalan dari sesama Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) lain seperti UM dan UPI. Namun, ia juga mencatat kemajuan signifikan yang telah dicapai.

“Setelah kita mulai ikut pemeringkatan, ternyata kita tidak kalah dengan mereka. Di beberapa hal kita sudah unggul, bahkan dari universitas besar yang lebih dulu berkiprah. Tapi beberapa hal lain masih perlu kita kejar,” ungkapnya.
Prof. Komarudin menutup sambutannya dengan mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menjadi pemimpin yang mampu menggerakkan lingkungan kerjanya masing-masing. Ia menekankan bahwa tolok ukur utama keberhasilan bukan hanya pada tingginya angka kinerja dan produktivitas, tetapi seberapa besar dampak nyata yang dapat dirasakan oleh institusi dan masyarakat luas.

“Insya Allah kalau kita semua berpikir seperti itu sebagai leader di tempat masing-masing, kita bisa menggerakkan yang lainnya. Karena sesungguhnya manusia itu mau digerakkan dan mau menuju kemajuan,” pungkasnya.
Pelantikan 21 pejabat ini menjadi momentum strategis bagi UNJ untuk memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kinerja. Melalui semangat loyalitas, integritas, profesionalisme, dan kreativitas yang ditekankan Rektor UNJ, diharapkan seluruh pejabat yang dilantik mampu menghadirkan inovasi, memperkuat kolaborasi, serta menghasilkan dampak nyata bagi peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi. Komitmen tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung transformasi UNJ sebagai perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing global, dan memberikan kontribusi berkelanjutan bagi masyarakat serta pembangunan bangsa.
berikut untuk daftar pejabat yang dilantik
