Bogor, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Universitas Pertahanan RI (Unhan RI) sukses menyelenggarakan penutupan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) bagi para dosen Unhan. Kegiatan yang merupakan hasil kerja sama dengan Badan Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (BP3) Universitas Negeri Jakarta ini berakhir dengan sukses dilaksanakan secara daring pada 27 sampai 30 April 2026, dan resmi ditutup pada 4 Mei 2026 setelah para peserta melaksanakan Praktik Mengajar (Micro-Teaching) secara luring di Kampus Unhan.
Dalam laporan penutupannya, Kepala BP3 UNJ, Prof. Johansyah Lubis, menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan amanat UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Pelatihan ini berfungsi krusial dalam meningkatkan kompetensi pedagogik serta profesionalisme dosen sebagai syarat utama mengikuti sertifikasi dosen.

“Para dosen Unhan RI kini telah dibekali dengan keterampilan instruksional yang lebih modern, siap untuk memperkuat kapasitas akademik dalam mencetak kader intelektual pertahanan Indonesia.” tambah Prof. Johansyah Lubis
Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unhan RI, Marsekal Muda TNI Wajariman, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta dan panitia dari UNJ. Beliau menegaskan bahwa di tengah isu pertahanan global yang kian kompleks, Unhan RI harus tetap eksis melalui kualitas pendidikan yang mumpuni.
“Kegiatan ini adalah upaya nyata kita menjawab tantangan ilmu pengetahuan. Dosen adalah komponen vital dalam proses belajar-mengajar di perguruan tinggi,” tegas Marsda TNI Wajariman. Beliau berharap kedisiplinan dan keaktifan selama pelatihan dapat diimplementasikan untuk melahirkan lulusan yang berkualitas di bidang bela negara.
Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan plakat antara Unhan RI dan UNJ, serta ditutup secara resmi oleh Kepala LPMPP Unhan RI Marsekal Muda TNI Wajariman.
