Hadirkan Pakar dari UM, FT UNJ Perkuat Kemampuan Menulis Ilmiah Jurnal Bereputasi bagi Dosen dan Mahasiswa

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. SPs UNJ Gelar Orientasi Mahasiswa Baru…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

UNJ Gelar Sosialisasi Organisasi dan Tata Kerja serta Tata Naskah Dinas

Resmi Ditutup, UNJ Sukses Selenggarakan PEKERTI Universitas Pertahanan RI Perkuat Kompetensi Pedagogik dan Profesional Dosen Unhan RI

Perkuat Sinergi Perguruan Tinggi dan Industri, FT UNJ dan Rudy Hadisuwarno Group Jalin Kolaborasi

Klub Terapi Olahraga FIKK UNJ dengan Just Yoga Tunjukkan Kolaborasi Sehat

“Meet, Connect, Create Impact!”, FEB UNJ Dorong Kolaborasi Global Melalui International Webinar & Digital Exhibition (ECOBIS EXPO)  

Jakarta, Humas UNJ – Program kuliah dosen oleh Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (FT UNJ) memasuki sesi ketiga. Pada sesi terakhir ini tema pembahasan mengacu pada tema konsultasi jurnal melalui program “clinic jurnal” melalui kegiatan bertema “Publication in Hight-Impact Journals: Motivation, Strategy, and Practice” yang terlaksana di Tower SFD, Kampus UNJ pada 07 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Prof. Neneng Siti Silfi Ambarwati selalu Dekan Fakultas Teknik mengatakan pentingnnya program konsultasi jurnal bagi dosen dan mahasiswa untuk sharing pengalaman dan keilmuan dalam membuat karya ilmuah dalam bentuk jurnal.

“Dengan 2 sesi yaitu Sesi pertama oleh Prof. Lai Chin Wei dan Prof. Goh Boon Tong dapat memperkaya keilmuan para peserta hari ini, “ ungkapnya.

Prof. Neneng menambahkan bahwa Prof. Lai Chin Wei memberikan pemahamannya pada bidang dasar-dasar publikasi dan saran publikasi dengan baik dan tepat. Ia juga menambahkan bahwa Prof. Goh Boon Tong mengulas materi terkait pentingnya aturan judul dalam sebuah jurnal penelitian.

“Prof. Goh Boon Tong juga akan menjelaskan contoh-contoh jurnal yang sesuai dengan aturan penulisan serta melakukan pencarian paper terbaik,” katanya.

Pada kesempatan itu Prof. Neneng berharap para peserta dapat mengambil manfaat dan peluang dari kolaborasi ini untuk meningkatkan publikasi yang baik dan berkualitas.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Lai Chin Wei mengulas pentingnya proses pembuatan jurnal terutama seperti pemilihan publikasi jurnal, aturan pembuatan profil penulis, serta cara meningkatkan h-index.

“H-Index diakumulasikan dari Kumpulan makalah ilmuan yang paling banyak dikutip dan jumlah kutipan yang mereka terima dari orang lain,” katanya.

Ia menambahkan orang harus memiliki target publikasi pada jurnal level Q1. Meski belum berhasil mulai bisa diturunkan pada level berikutnya baik Q2 atau dibawahnya sebagai bagian dari proses publikasi artikel ilmiah.

Menurutnya yang terpenting dari proses itu seperti proses eksperimen, mencari ide, menulis dan menggeluti proses hingga selesai sebagai bagian yang perlu dicermati.

“Proses bukanlah hal mudah dan sebentar, maka perlu waktu dan pengalaman yang cukup untuk sampai diposisi ini,” katanya.

Sementara itu menurut Prof. Goh Boon Tong bagi para peneliti perlu melihat secara hati-hati permasalahan dalam penulisan jurnal ilmiah. Ia juga memberi Gambaran mengenai cara mencari motivasi atau objektivitas dalam jurnal, maupun ide pokok penulisan jurnal, saran dalam pembuatan judul jurnal, dan pentingnya komponen-komponen dalam struktur Jurnal serta berbagai contoh jurnal dan pembahasan aturan penulisannya.

Terakhir Prof Goh juga menjelaskan tentang cara mencari Paper atau sumber referensi dengan tepat dan sesuai kaidah. Pada kesempatan ini, Prof. Goh Boon Tong juga memberikan pemahamannya tentang pemanfaat AI dalam penulisan jurnal. Menurut Prof. Goh penggunaan Ai dalam proses pembuatan Jurnal Ilmiah tidak boleh dilakukan secara menyeluruh dan harus dibatasi pada proses mencari materi yang dibutuhkan untuk penelitian dan pembuatan Jurnal.

“Bahasa yang dibuat oleh AI belum tentu sama dalam hal aturan penulisan Jurnal. Kita wajib untuk periksa ulang karena belum tentu benar dalam aturan penulisan,” ungkapnya.

Sementara itu Prof. Lai Chin Wei menambahkan bahwa dalam pemanfaatan AI seorang harus lebih hati-hati. Menurutnya kehati-hatian ini diperlukan agar seorang dapat memahami kebenaran yang ada. “Misalnya dalam pencarian website melalui AI bisa jadi sumber sudah tidak relevan lagi, jadi perlu diperhatikan lagi,” katanya.

Melalui kegiatan ini, FT UNJ berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya publikasi artikel penelitian yang berkualitas di masa mendatang, sehingga setiap penelitian yang dihasilkan tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi dunia akademik.