SPs UNJ dan UNIMED Jalin Kerja Sama Pengembangan Linguistik Terapan

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. SPs UNJ dan UNIMED Jalin Kerja…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Humas dan IP UNJ Raih Penghargaan Gold dan Silver di Ajang The 8th Anugerah Humas Indonesia 2026

SPs UNJ Dorong Pemanfaatan AI yang Berpusat pada Manusia dalam Pendidikan

BP3 UNJ Sambut Delegasi Capitol University Filipina dalam Program Pertukaran Mengajar SEA Teacher Batch 14

Mahasiswa Mappi PGSD FIP UNJ Tingkatkan Kompetensi Bahasa Inggris Melalui English Camp Interaktif di Puncak Bogor

Perluas Jejaring International, FIP UNJ Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Tsinghua University

JAKARTA, Humas UNJ – Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (SPs UNJ) memperkuat kolaborasi akademik dengan Program Studi S3 Linguistik Terapan Bahasa Inggris Program Pascasarjana Universitas Negeri Medan (UNIMED) melalui penandatanganan perjanjian kerja sama. Kegiatan berlangsung di Gedung Sekolah Pascasarjana UNJ, Kamis (8/10/26).

Kerja sama tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kolaborasi juga diarahkan pada pengembangan kegiatan akademik yang dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi.

Direktur Sekolah Pascasarjana UNJ, Prof. Dedi Purwana, menyambut baik inisiasi kerja sama antara kedua program studi tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini dapat menjadi bagian dari implementasi perjanjian kerja sama para rektor 13 LPTK yang kemudian dapat dikembangkan hingga tingkat sekolah pascasarjana, fakultas, maupun program studi.

“Prinsipnya adalah memastikan action-nya seperti apa. Jadi, bukan hanya kerja sama di atas kertas, tetapi harus ada kegiatan yang bisa dieksplorasi bersama,” ujar Prof. Dedi.

Ia mendorong agar kerja sama tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan akademik, seperti seminar, konferensi internasional, program penulisan bersama, serta eksplorasi riset di masing-masing daerah.

Menurut Prof. Dedi, mahasiswa S2 dan S3 juga dapat difasilitasi untuk terlibat dalam kegiatan akademik internasional. Hal ini penting agar mahasiswa memperoleh pengalaman sebagai presenter dalam forum internasional sekaligus mendukung luaran publikasi ilmiah.

“Daripada anak S3 terjerumus dalam konferensi abal-abal, lebih baik kita fasilitasi mahasiswa S2 dan S3 untuk mengikuti kegiatan yang jelas. Selain luaran publikasi artikel di jurnal bereputasi, mereka juga bisa menjadi presenter internasional,” jelasnya.

Kolaborasi juga dapat dikembangkan melalui pola kegiatan yang dilakukan secara bergantian. UNJ dan UNIMED dapat saling menjadi tuan rumah dalam kegiatan akademik, melakukan penulisan bersama, serta mengembangkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan melibatkan dosen maupun mahasiswa dari kedua perguruan tinggi.

Kepala Prodi S3 Linguistik Terapan Bahasa Inggris Pascasarjana UNIMED, Fahri Haswani, menyampaikan apresiasi kepada SPs UNJ dan Program Studi S2 dan S3 Linguistik Terapan UNJ atas terbentuknya kerja sama tersebut.

“Kami dari Prodi S3 sangat berterima kasih kepada Sekolah Pascasarjana UNJ dan Prodi S2 dan S3 Linguistik Terapan UNJ karena dapat membicarakan kolaborasi yang bermanfaat bagi kedua prodi,” ujar Fahri.

Menurutnya, salah satu peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan adalah kegiatan akademik internasional. UNIMED secara rutin menyelenggarakan academic exchange dengan berbagai perguruan tinggi dan membuka peluang bagi UNJ untuk terlibat dalam kegiatan tersebut.

Selain itu, UNIMED memiliki program pengabdian kepada masyarakat dalam bidang Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Program tersebut juga dinilai dapat menjadi ruang kolaborasi dengan melibatkan sivitas akademika UNJ.

Sementara itu, Koordinator Prodi S2 dan S3 Linguistik Terapan SPs UNJ, Prof. Endry Boeriswati, menekankan pentingnya menjaga keberadaan dan pengembangan ilmu linguistik terapan di lingkungan perguruan tinggi, khususnya Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab bersama untuk memajukan keilmuan linguistik terapan. Ia juga menyampaikan bahwa program studi terkait telah memperoleh akreditasi unggul dan internasional dari AQAS.

Kerja sama antara SPs UNJ dan Program Studi S3 Linguistik Terapan Bahasa Inggris UNIMED diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan perjanjian, tetapi diwujudkan melalui berbagai program akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kegiatan internasional yang melibatkan dosen serta mahasiswa. Kolaborasi ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring antar-LPTK, mengembangkan keilmuan linguistik terapan, serta meningkatkan kualitas dan daya saing akademik kedua institusi.