STIM Sukma Medan Lakukan Benchmarking ke UNJ untuk Tingkatkan Layanan Disabilitas

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Debut Gemilang, UNJ Masuk Peringkat 13…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Perkuat Kolaborasi Lintas Kampus, Dekan FT UNJ Hadiri Rakernas Forum Dekan Teknik Se-Indonesia

Perkuat Relasi Internasional, Dekan FT UNJ Hadiri Peringatan 81 Tahun Armed Forces Day Myanmar

Optimalkan Potensi Daerah, UNJ Dukung Penguatan SDM Mappi lewat Program Seribu Sarjana

Dorong Pendidik Adaptif dan Inklusif, BP3 UNJ Gelar Seminar Internasional Kolaboratif

UNJ Raih Peringkat 351–400 Dunia dan 4 Besar Nasional pada Bidang Pendidikan Versi QS 2026

Jakarta, Humas UNJ — Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Sukma Medan melaksanakan kegiatan benchmarking ke Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan bagi mahasiswa penyandang disabilitas. Kegiatan yang dilaksanakan pada 25 Agustus 2025 ini bertujuan untuk mempelajari sistem, proses, dan praktik baik yang telah diterapkan UNJ dalam penyediaan layanan inklusif.

Dalam kunjungan tersebut, tim STIM Sukma Medan menyambangi Biro Pelayanan dan Pengembangan Pembelajaran (BP3) UNJ yang menangani layanan disabilitas. Mereka juga berdiskusi dengan Koordinator Pusat Pengembangan dan Pelayanan Studi bagi Mahasiswa Berkebutuhan Khusus (PPVSBLD) serta Ketua Redis UNJ guna menggali informasi dan pengalaman terkait praktik terbaik dalam pelayanan disabilitas.

“Kegiatan benchmarking ini sangat penting bagi kami karena menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan disabilitas di STIM Sukma Medan,” ujar perwakilan STIM Sukma Medan. “Dengan mempelajari sistem dan praktik baik yang diterapkan UNJ, kami mendapatkan inspirasi dan ide untuk mengembangkan layanan yang lebih inklusif.”

Sebelumnya, STIM Sukma Medan juga telah melakukan berbagai upaya peningkatan layanan disabilitas, termasuk kunjungan ke SLB-E Negeri Pembina Medan pada Januari 2023. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memahami lebih dalam aktivitas mahasiswa penyandang disabilitas dan mengeksplorasi pendekatan yang dapat diterapkan di lingkungan kampus.

Melalui benchmarking ini, STIM Sukma Medan berharap dapat mewujudkan lingkungan pendidikan tinggi yang lebih ramah dan inklusif bagi seluruh mahasiswa, khususnya mereka yang berkebutuhan khusus.