UNJ dan Pemkot Depok Laksanakan Pendampingan Rintisan Sekolah Swasta Gratis

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. UNJ Tutup PKKMB 2025, Lebih dari…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Pembekalan Keprotokolan Duta UNJ untuk Meningkatkan Profesionalisme Representasi Universitas

Perkuat Link and Match, FPsi UNJ Gelar Employer Meeting untuk Siapkan Lulusan Psikologi Future Ready

Monitoring Awal Program EQUITY, UNJ Tegaskan Komitmen Akuntabilitas dan Dampak Internasional

Employer Meeting FEB UNJ 2026, Dorong Kolaborasi Kampus, Industri, dan Pemerintah untuk Siapkan Lulusan Tangguh dan Berkualitas

Prodi Pendidikan Masyarakat FIP UNJ Selenggarakan Konferensi Internasional, Pendidikan Era Digital Jadi Fokus Pembahasan

Depok, Humas UNJ– Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama Pemerintah Kota Depok mengimplementasikan program Pengabdian kepada Masyarakat melalui pendampingan Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) di Kota Depok pada 30 Desember 2025. Program ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Wali Kota Depok dan Rektor UNJ pada 25 Juni 2025.

Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNJ di bawah kepemimpinan Prof. Iwan Sugihartono, dengan Ketua Pelaksana Yasnita Yasin. Pendampingan RSSG mulai dilaksanakan sejak Juli 2025, diawali dengan kajian model RSSG sebagai dasar perumusan strategi pendampingan yang komprehensif dan kontekstual.

UNJ melalui LPPM kemudian melaksanakan berbagai bentuk pendampingan sekolah yang berfokus pada penguatan model pembelajaran, pemanfaatan media, pemahaman karakteristik peserta didik, serta penerapan pendekatan pembelajaran mendalam. Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa UNJ.

Sebagai bagian dari rangkaian program, LPPM UNJ menyelenggarakan pelatihan bagi kepala sekolah RSSG tentang penguatan branding dan budaya sekolah pada 27 Agustus 2025. Pelatihan ini bertujuan memperkuat identitas sekolah serta membangun budaya yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

Selanjutnya, pada 15 Desember 2025, dilaksanakan pelatihan bagi guru RSSG bertema “Transformasi Profesi Guru RSSG untuk Keberlanjutan Bangsa”. Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Depok Supian Suri, Rektor UNJ Prof. Komarudin, Kepala Bappeda Pemkot Depok Dadang Wihana, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Siti Charijah Aurijah, Ketua LPPM UNJ Prof. Iwan Sugihartono, serta jajaran Dinas Pendidikan Kota Depok. Turut hadir Kabid Pembinaan SMP, Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP, serta Ketua Pelaksana Yasnita.

Sebanyak 47 sekolah peserta RSSG yang tersebar di 11 kecamatan di Kota Depok menyambut baik program ini. Melalui RSSG, sekolah tidak hanya mendapatkan peserta didik, tetapi juga memperoleh pendampingan berkelanjutan dari UNJ sebagai mitra akademik untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan profesionalisme guru.

Bagi UNJ, kerja sama ini merupakan implementasi nyata Pengabdian kepada Masyarakat sekaligus penegasan peran sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia guru RSSG dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21 dan mendukung pembangunan bangsa yang berkelanjutan.

Ke depan, sinergi antara Pemerintah Kota Depok dan UNJ diharapkan terus berlanjut sehingga program RSSG dapat menjadi model pengembangan sekolah berbasis kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.