Jakarta, Humas UNJ — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui Kantor Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Sistem Informasi menggelar rapat koordinasi pelaksanaan Program EQUITY (Enhancing Quality of University Internationalization) pada Kamis, 25 September 2025. Kegiatan berlangsung di Ruang Pertemuan Lantai 8, Gedung M. Syafei, UNJ, dan menghadirkan narasumber dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) serta Direktorat Kelembagaan Kemendiktisaintek.
Program EQUITY merupakan inisiatif strategis dari Kemendiktisaintek yang didukung pendanaan oleh LPDP. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH) di tingkat internasional, melalui penguatan riset, kolaborasi global, dan peningkatan reputasi menuju universitas berkelas dunia.
Rapat koordinasi dipimpin oleh Direktur Inovasi, Hilirisasi, Sistem Informasi, dan Pemeringkatan UNJ, Murti K Wirasti. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa sosialisasi Program EQUITY di UNJ telah dilakukan secara berulang dan komprehensif melalui seminar, lokakarya, serta berbagai media informasi. Menurutnya, upaya tersebut mencerminkan komitmen UNJ dalam memastikan seluruh pemangku kepentingan memahami secara mendalam tujuan, mekanisme, dan manfaat program.

Salah satu agenda utama dalam rapat ini adalah klarifikasi mekanisme penggunaan anggaran dan pertanggungjawaban program dalam mencapai target pembangunan berkelanjutan. Pembahasan mencakup kriteria penerima manfaat program, prosedur pengajuan, alokasi dana, serta persyaratan pelaporan dan audit. Penekanan terhadap aspek ini dilakukan untuk menjamin transparansi dan mengurangi keraguan dari para pelaksana program.
Forum ini menjadi ruang untuk merumuskan solusi yang dapat menyeimbangkan kebutuhan akuntabilitas tanpa menghambat semangat pelaksanaan program, yaitu penguatan kelembagaan, riset, insentif publikasi, pembiayaan publikasi, pelaksanaan konferensi internasional, keikutsertaan dalam pameran, dan employer meeting. Rapat koordinasi ini menghasilkan pemahaman yang sama dari para penanggung jawab kegiatan, LPDP dan Direktorat Kelembagaan bahwa program EQUITY harus dilaksanakan dalam koridor peningkatan reputasi kampus berdampak yang akuntabilitasnya bisa dipertanggung jawabkan