Jakarta — Humas UNJ-Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mendapat kepercayaan sebagai salah satu perguruan tinggi pelaksana Program Bina Talenta Indonesia (BTI) Tingkat Lanjut yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan, Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen). Kegiatan ini berlangsung secara luring pada 9 hingga 15 November 2025. Ada 14 provinsi peserta kegiatan tersebut, yaitu Banten, Bengkulu, D.I Yogyakarta, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Lampung, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Prof. Ifan Iskandar selaku Wakil Rektor UNJ Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni yang dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya sebagai ajang pengembangan diri dalam menyongsong tantangan pendidikan abad ke-21.
“UNJ merasa terhormat mendapat kepercayaan dari Puspresnas Kemdikdasmen untuk menjadi pelaksana Program Bina Talenta Indonesia Tingkat Lanjut. Program ini bukan sekadar wadah pelatihan, tetapi ruang strategis bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan kreatif melalui pendekatan STEM. Selama sepekan, para peserta tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga mengalami langsung proses pembelajaran kontekstual yang menghubungkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai karakter. Kami berharap kegiatan ini melahirkan talenta-talenta unggul yang mampu menjawab tantangan pendidikan abad ke-21 sekaligus menjadi agen perubahan bagi kemajuan bangsa,” ujar Prof. Ifan Iskandar.

Sementara itu Yasep Setiakarnawijaya selaku Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNJ mengatakan, “Program Bina Talenta Indonesia Tingkat Lanjut ini sejalan dengan komitmen UNJ dalam mengembangkan ekosistem pembinaan prestasi mahasiswa yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa talenta muda dari berbagai provinsi mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensi terbaiknya secara terarah dan berdaya saing global. UNJ tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga mitra strategis dalam menciptakan pengalaman belajar yang inspiratif dan berdampak. Kami percaya, melalui bimbingan para dosen dan kegiatan berbasis STEM, para peserta akan tumbuh menjadi generasi pembelajar sepanjang hayat yang adaptif terhadap perubahan zaman,” ujar Yasep.
Selama tujuh hari pelaksanaan, peserta nantinya akan mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran di kelas, kunjungan edukatif ke Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), serta observasi penerapan STEM dan pendidikan karakter di Kelurahan Jatinegara Kaum yang merupakan Kelurahan Mitra LPPM UNJ.

Sebagai puncak kegiatan, akan digelar STEM IGNITE Expo yang menampilkan hasil karya peserta. Seluruh karya yang dibimbing oleh para dosen UNJ akan didaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), dan artikel terbaik dari peserta akan diterbitkan dalam prosiding STEM yang terindeks SCOPUS.
Program BTI Tingkat Lanjut ini diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda yang inovatif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global melalui pendekatan pendidikan berbasis STEM.
