UNJ Perkuat Kolaborasi Internasional untuk Wujudkan Kampus Ramah Disabilitas

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Kisah Rovan dan Rohmat, Dua Mahasiswa…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Mifdatul Azahra, Atlet Renang Berprestasi yang Raih Predikat Wisudawan Terbaik FIKK UNJ

Buktikan Diri sebagai Kampus Berdampak, UNJ Tuai Pujian dan Undangan Kolaborasi dari Berbagai Pihak

Wujudkan Visi Kampus Berdampak, UNJ Gelar FGD Diseminasi Pengabdian Masyarakat Program EQUITY LPDP

9 Duta Besar Hadiri Pertemuan Francophonie 2026, UNJ Fokus Perkuat Kerja Sama Internasional

Pemeringkatan Internasional UNJ Terus Melesat, Kini Masuk Peringkat 801+ versi THE Asia University Ranking

Jakarta, Humas UNJ— Pusat Pengembangan Pembelajaran, Sumber Belajar, dan Layanan Disabilitas (PPVSBLD) Badan Pengembangan dan Pengabdian Profesi (BP3) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menerima kunjungan dari sejumlah mitra internasional dalam rangka memperkuat komitmen mewujudkan kampus yang inklusif dan ramah disabilitas pada Selasa, 16 September 2025.

Kunjungan tersebut dihadiri oleh Mr. Hisao Chiba dan Mrs. Shiori Kano dari Nippon Foundation Jepang, Enkhjin Khishigtogtokh dari Asia Human Development Center (AHDC) Mongolia, serta Ellya Rizki dari PIJAR Foundation. Mereka disambut hangat oleh Koordinator PPVSBLD Lalan Erlani, didampingi oleh Koordinator Pusat PKL/PKM/Magang Siti Ansoriyah, Koordinator Layanan BP3, serta perwakilan mahasiswa relawan disabilitas (Redis).

Pertemuan ini bertujuan untuk melakukan audiensi terkait pelaksanaan layanan pembelajaran bagi mahasiswa penyandang disabilitas di UNJ. Dalam kesempatan tersebut, Nippon Foundation memaparkan rencana proyek pengembangan model layanan disabilitas di perguruan tinggi Indonesia yang akan didanai oleh Japan International Cooperation Agency (JICA), dan dijadwalkan mulai tahun 2026.

Mr. Chiba menjelaskan tiga fokus utama dalam proyek tersebut, yaitu:

  • Pengembangan unit layanan disabilitas yang terstandar di perguruan tinggi.
  • Penyediaan infrastruktur pendukung yang ramah disabilitas di lingkungan kampus.
  • Pelatihan bagi dosen untuk meningkatkan kompetensi dalam pembelajaran inklusif.

Sementara itu, Mrs. Shiori Kano menambahkan bahwa proyek ini akan melibatkan empat perguruan tinggi lainnya di Indonesia sebagai bagian dari upaya kolaboratif.

UNJ menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah strategis menuju kampus berkelas dunia yang inklusif dan berkeadilan. Di akhir pertemuan, Mr. Chiba menyampaikan kepada Lalan Erlani bahwa pihaknya akan segera memberikan konfirmasi terkait asesmen awal yang diperlukan untuk pengembangan proyek kerja sama tersebut.

Semoga kolaborasi ini dapat terwujud dan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan inklusif di UNJ serta mendukung pencapaian pemeringkatan universitas yang lebih baik.

Kontributor: Dr. Lalan Erlani, M.Ed.