UNJ Perkuat Peran Ibu dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga di Desa Medalsari

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Daftar 20 Dosen UNJ dengan H-Indeks…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

UNJ Siapkan Instrumen Seleksi 500 Calon Guru SMA Unggul Garuda Baru untuk Empat Wilayah Strategis Nasional

Bahas Potensi Kerja Sama Strategis, UNJ Sambut Kunjungan Kerja BPS RI

UNJ Jajaki Kerja Sama dengan Kedubes Mozambik dalam Bidang Akademik

Perkuat Sinergi Alumni dan Almamater, IKA FBS Hadiri MUBES ke-10 IKA UNJ 2026

FT UNJ Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan Gliter Jak Gelar Workshop Literasi Digital dan Robotika untuk Murid

Medalsari, Humas UNJ — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sukses melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Penguatan Peran Ibu dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga melalui Program Stimulasi Perkembangan Anak dan Pemberdayaan Ekonomi Kreatif” di Desa Medalsari, Kabupaten Karawang. Kegiatan ini diselenggarakan pada 5 – 7 September 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program DPPM Bima Diktisainstek dan diketuai oleh Rohmah Ageng Mursita, dosen Program Studi Pendidikan Khusus, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNJ. Tim pelaksana terdiri atas Ahmad Rifqy Asshidiqy (dosen Prodi Perpustakaan dan Sains Digital FIP UNJ), Puji Yuniarti (dosen Prodi Manajemen FEB UNJ), serta tiga mahasiswa Prodi Pendidikan Khusus FIP UNJ.

Selama tiga hari, kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari warga, khususnya para ibu rumah tangga di Desa Medalsari.

Pada Jumat, 5 September 2025, kegiatan dimulai dengan sesi edukasi mengenai tumbuh kembang anak dan peran ibu dalam keluarga. Rohmah Ageng Mursita, menyampaikan materi bertema “Tumbuh Kembang Usia Bayi hingga Dewasa serta Menjaga Kesehatan Mental Ibu dalam Ketahanan Keluarga.” Ia menekankan pentingnya pendampingan sejak dini dalam setiap fase perkembangan anak, serta peran kesehatan mental ibu sebagai fondasi ketahanan keluarga.

Sesi dilanjutkan oleh Ahmad Rifqy Asshidiqy yang membawakan materi “Parenting: Penguatan Peran Ibu agar Lebih Kuat, Siap, dan Ikhlas dalam Menjalani Peran Sehari-hari.” Materi ini memberikan motivasi dan panduan praktis agar ibu lebih percaya diri dalam menjalankan peran ganda sebagai pengasuh, pendidik, dan penopang keluarga.

Mahasiswa Prodi Pendidikan Khusus juga turut berkontribusi. Andhini Swarna Dyah Puspita menyampaikan materi “Kuliah sebagai Jalan Menuju Masa Depan yang Lebih Baik” serta memberikan tips pendaftaran perguruan tinggi dan beasiswa. Sementara itu, Siti Ayu Jahrotun Nisa Annur dan Rossa Nurmalinda memberikan pelatihan “Edit via TikTok” untuk mendorong pemanfaatan media sosial secara kreatif dan positif.

Sabtu, 6 September 2025, peserta mengikuti pelatihan bertema “Praktik Usaha dan Ekonomi Kreatif” yang dipandu oleh Puji Lestari. Materi mencakup strategi pengemasan produk, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), dan desain kemasan yang menarik.

Pelatihan ini relevan dengan potensi lokal Desa Medalsari, yang kaya akan produk olahan dan hasil pertanian. Diharapkan, keterampilan ini dapat mendorong ibu-ibu untuk memulai usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Sesi praktik pembuatan minuman kekinian seperti kopi, matcha, dan milo dipandu oleh Khaila Rizki Az-Zahra, mahasiswi Prodi Manajemen FEB UNJ yang juga berprofesi sebagai barista. Peserta belajar teknik dasar meracik minuman, mulai dari takaran hingga penyajian yang menarik.

Puncak kegiatan berlangsung pada Minggu, 7 September 2025, dengan digelarnya pameran produk kreatif warga Desa Medalsari. Produk yang dipamerkan meliputi olahan pangan dan kerajinan tangan. Tim pengabdi memberikan masukan terkait strategi pengembangan usaha.

Sebagai bentuk dukungan lanjutan, UNJ menyerahkan bantuan berupa mesin kopi, perlengkapan usaha, dan satu set tenda usaha kepada pihak desa. Bantuan ini diharapkan menjadi titik awal keberlanjutan program pemberdayaan ekonomi kreatif.

Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam dua aspek utama: penguatan peran ibu dalam mendukung tumbuh kembang anak dan ketahanan keluarga, serta pembukaan peluang usaha berbasis ekonomi kreatif. Sinergi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat menjadi modal penting dalam membangun kemandirian keluarga.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan potensi lokal dan memperkuat kesejahteraan warganya secara berkelanjutan.