Jakarta, Humas UNJ — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menerima kunjungan akademik dari Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) pada Selasa, 16 September 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program International Leadership Mobility (ILM) 2025 yang berlangsung di Ruang VIP Gedung Rektorat, Kampus A UNJ.
Program ILM 2025 dirancang untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi kepemimpinan mahasiswa melalui pengalaman internasional yang bermakna. Selain itu, program ini menjadi wadah pertukaran budaya, kolaborasi akademik, serta penguatan kapasitas kepemimpinan mahasiswa dalam menghadapi tantangan global.
Kunjungan UniMAP ke UNJ kali ini menjadi istimewa dengan kehadiran Raja Muda Perlis, Tuanku Syed Faizuddin Putra Ibni Tuanku Syed Sirajuddin Jamalullail, dan Raja Puan Muda Perlis, Tuanku Hajah Lailatul Shahreen Akashah Khalil. Keduanya turut mendampingi rombongan bersama Wakil Rektor (Vice-Chancellor) UniMAP.

Vice-Chancellor UniMAP, Prof. Zaliman bin Sauli, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari UNJ.
“Kami ucapkan terima kasih atas penerimaan yang begitu hangat dari UNJ, sebuah universitas besar dengan reputasi yang sangat baik. Kami berharap kerja sama ini dapat mempererat hubungan antara UniMAP dan UNJ,” ujarnya.
Prof. Zaliman menambahkan bahwa melalui kunjungan akademik dan penandatanganan Letter of Agreement (LoA), kedua universitas berkomitmen untuk menjalankan berbagai kerja sama akademik guna menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing internasional.
Sementara itu, Rektor UNJ, Prof. Komarudin, menegaskan bahwa kerja sama dengan UniMAP merupakan langkah strategis dalam memperkuat jejaring internasional UNJ.

“Kerja sama dengan perguruan tinggi di Malaysia terus berkembang, dan kali ini semakin erat dengan Universiti Malaysia Perlis. Kami tentu juga akan melakukan kunjungan balasan untuk memperkuat hubungan ini. Bentuk kolaborasi yang terjalin tidak hanya sebatas penandatanganan LoA, tetapi juga akan diwujudkan dalam aksi nyata, seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, program double degree dan joint degree, serta riset kolaborasi,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa UNJ memiliki banyak keunggulan di berbagai bidang yang siap dikolaborasikan.
“Fakultas Ilmu Keolahragaan, misalnya, telah melahirkan atlet yang berkontribusi pada perolehan medali di ajang SEA Games dan Asian Games. Selain itu, UNJ juga memiliki keunggulan di bidang ekonomi, seni, teknik, dan ilmu sosial, dengan program studi unggulan yang terus berkembang. Melalui kerja sama ini, kami berharap kualitas pendidikan dan penelitian semakin meningkat serta memberi manfaat nyata bagi kedua universitas,” tambahnya.

Acara dilanjutkan dengan diskusi bersama yang diharapkan menghasilkan langkah strategis dalam mengimplementasikan berbagai bentuk kerja sama. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara UNJ dan UniMAP sebagai awal penguatan hubungan akademik kedua perguruan tinggi.
UNJ menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk komitmen universitas dalam mengembangkan jejaring internasional, meningkatkan kompetensi mahasiswa, serta memperluas peluang kerja sama riset dan akademik di tingkat global.