Ziarah di Pusara Husen Mutahar, Keluarga Besar Pramuka UNJ Perkuat Inisiasi Pengusulan Pahlawan Nasional

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Fuad Abdurahman Harumkan UNJ dengan Medali…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

UNJ Jadi Lokasi Strategis UTBK-SNBT 2026, Pelaksanaan Hari Pertama Berjalan Lancar Tanpa Kecurangan

Mendiktisaintek Kunjungi Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di UNJ

Perkuat Kolaborasi Internasional, UNJ dan Istituto Italiano di Cultura Jakarta Perluas Kerja Sama Bidang Akademik dan Kebudayaan

Sinergi Kampus dan Industri, UNJ dan PT WTJJ Berkolaborasi Bangun Ketahanan Air Nasional dan Riset Berkelanjutan

UNJ Siap Sukseskan UTBK-SNBT 2026: Junjung Integritas, Hadirkan Layanan Prima, dan Perkuat Koordinasi Nasional

Jakarta, Humas UNJ – Suasana khidmat menyelimuti kegiatan ziarah dan doa bersama di pemakaman Husen Mutahar yang dilakukan oleh pimpinan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama keluarga besar Pramuka UNJ serta DKI Jakarta pada 19 April 2026 di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan. Kegiatan ziarah ini juga menjadi momentum penting dalam menguatkan langkah pengusulan Husen Mutahar sebagai Pahlawan Nasional oleh keluarga besar Pramuka UNJ sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan, tetapi juga penegasan komitmen kolektif berbagai pihak dalam mengawal proses pengusulan tersebut.

Pada kesempatan ini, Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar gerakan Pramuka UNJ yang telah menginisiasi usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional bagi almarhum. Menurutnya, ziarah ini menjadi simbol kesadaran historis sekaligus penguatan legitimasi moral atas jasa besar yang telah diwariskan Mutahar bagi bangsa.

“Saya mengapresiasi keluarga besar Pramuka UNJ yang menginisiasi mengusulkan almarhum sebagai Pahlawan Nasional sesuai peraturan yang ada. Kami juga memohon dukungan dari seluruh elemen Pramuka agar ikhtiar ini dapat terwujud,” ujarnya dalam sambutan.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNJ menegaskan bahwa jasa Husen Mutahar tidak hanya tercatat dalam sejarah, tetapi juga hidup dalam ingatan kolektif bangsa melalui karya-karyanya. Lagu-lagu seperti Syukur, Hari Merdeka, Dirgahayu Indonesia, serta Hymne Pramuka dinilai sebagai medium penting dalam membangun nasionalisme dan persatuan.

Lebih jauh, Prof. Komarudin juga menekankan bahwa sosok Mutahar merupakan figur teladan dalam gerakan kepramukaan, yang menunjukkan dedikasi tinggi terhadap pembinaan karakter generasi muda.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ziarah ini, keluarga besar Pramuka UNJ menyatakan kesiapan untuk mengambil peran strategis dalam proses pengusulan gelar Pahlawan Nasional sesuai peraturan yang ada. Langkah tersebut meliputi penyusunan naskah akademik, penyelenggaraan seminar ilmiah yang mengkaji pemikiran dan kontribusi Mutahar, hingga pertunjukan karya musik sebagai bentuk diseminasi nilai-nilai perjuangan beliau kepada publik.

Dalam rencana tersebut, Pramuka UNJ akan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Batavia Chamber Orchestra (BCO) UNJ sebagai tim paduan suara, guna menghidupkan dan melestarikan karya-karya Mutahar dalam ruang publik yang lebih luas.

“Ziarah ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi titik awal konsolidasi gerakan bersama. Kita bergotong royong agar jasa almarhum diakui secara resmi oleh negara melalui gelar Pahlawan Nasional,” tegasnya.

Selain dihadiri oleh Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Gubus Depan (Mabigus) 03.221-03.222 UNJ, kegiatan ini juga dihadiri oleh para Wakil Rektor UNJ selaku Anggota Mabigus UNJ, Pengurus Kwarda DKI Jakarta, Pengurus Kwarcab dari berbagai daerah di DKI Jakarta dan Bogor serta Kwarti Ranting di Jakarta Selatan, Perwakilan Tim Penulis Naskah Akademik Husein Mutahar, Perwakilan Purna Paskibraka, Pembina Gudep dan Pembina Racana UNJ, perwakilan Pengurus Dewan Ambalan dan Dewan Penggalang SMA/SMP Labschool Jakarta, Labschool Cirendeu dan Labschool Ciracas serta Pengurus Dewan Racana UNJ dan para Pembina Pramuka di wilayah DKI Jakarta.

Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Andy Hadiyanto selaku Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Bisnis UNJ serta prosesi tabur bunga sebagai simbol penghormatan terakhir.

Melalui ziarah ini, narasi sejarah, penghormatan, dan perjuangan administratif bertemu dalam satu momentum yang menguatkan langkah menuju pengakuan negara atas jasa besar Husen Mutahar sebagai Pahlawan Nasional.