Daftar 15 Dosen UNJ Paling Produktif dalam Publikasi Scopus Tiga Tahun Terakhir

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Unila Kunjungi UNJ untuk Studi Banding…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Rektor dan Sivitas Akademika UNJ Rayakan 6 Tahun GOR UNJ Lewat Fun Futsal serta Buka Puasa Bersama

UNJ dan Telkomsel Jalin Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Ekosistem Digital dan Generasi Emas AI Indonesia

KOP Cricket UNJ Raih Juara 2 pada Rektor Cup III Cricket Universitas Udayana 2026

Tingkatkan Capaian Target IKU 2026, UNJ Adakan Workshop Tata Kelola Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni

Anggaran KIP Kuliah Meningkat, UNJ Sambut Baik Komitmen Pemerintah Jaga Akses Pendidikan Tinggi

Jakarta, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menunjukkan kiprah akademiknya melalui produktivitas publikasi ilmiah para dosen di jurnal bereputasi internasional terindeks Scopus. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, yakni 2023, 2024, hingga 2025, sejumlah dosen berhasil mencatatkan kontribusi publikasi yang signifikan di UNJ.

Para dosen yang produktif dalam publikasi Scopus selama 3 tahun terakhir ini tidak hanya menjadi kebanggaan UNJ, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam perjalanan UNJ menuju World Class University. Capaian publikasi ini diharapkan dapat menginspirasi sivitas akademika lainnya untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas riset, sejalan dengan target Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi dan kontribusi pada Sustainable Development Goals (SDGs).

Berikut daftar 15 dosen UNJ dengan jumlah publikasi Scopus terbanyak selama tiga tahun terakhir:

Pertama, atas nama Christian Wiradendi Wolor, dosen Prodi Administrasi Perkantoran Digital (D4), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), dengan 44 artikel;

Kedua, atas nama Prof. Arita Marini dosen Prodi Pendidikan Profesi Guru (Profesi), Sekolah Pascasarjana, dengan 43 artikel;

Ketiga, atas nama Firmanul Catur Wibowo, dosen Prodi Pendidikan Fisika (S2), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), dengan 40 artikel;

Keempat, atas nama  Prof. Dalia Sukmawati, dosen Prodi Biologi (S1), FMIPA, dengan 34 artikel;

Kelima, atas nama Ayatulloh Michael Musyaffi, dosen Prodi Akuntansi Sektor Publik (D4), FEB, dengan 33 artikel;

Keenam, atas nama Maulana Amirul Adha, dosen Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran (S1), FEB, dengan 32 artikel;

Ketujuh, atas nama Prof. Yuli Rahmawati, dosen Prodi Pendidikan Kimia (S1), FMIPA, dengan 30 artikel;

Kedelapan, atas nama Prof. Muktiningsih Nurjayadi, dosen Prodi Pendidikan Kimia (S2), FMIPA, dengan 29 artikel;

Kesembilan, atas nama Ferry Budhi Susetyo, dosen Prodi Teknologi Rekayasa Manufaktur (D4), FT, dengan 28 artikel;

Kesepuluh, atas nama Prof. Usep Suhud, dosen Prodi Manajemen (S2), FEB, dengan 27 artikel;

Kesebelas, atas nama Prof. Desy Safitri, dosen Prodi IPS (S1), Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH), dengan 27 artikel;

Kedua belas, atas nama Teguh Budi Prayitno, dosen Prodi Fisika (S1), FMIPA, dengan 27 artikel;

Ketiga belas, atas nama Prof. Erfan Handoko, dosen Prodi Fisika (S1), FMIPA, dengan 27 artikel;

Keempat belas, atas nama Prof. Esmar Budi, dosen Prodi Fisika (S1), FMIPA, dengan 26 artikel; dan

Kelima belas, atas nama Irwanto, dosen Prodi Pendidikan Kimia (S2), FMIPA, dengan 25 artikel.

Pada kesempatan ini, Prof. Fahrurrozi selaku Wakil Rektor UNJ Bidang Riset, Inovasi dan Sistem Informasi mengatakan bahwa produktivitas publikasi para dosen UNJ dalam Scopus menunjukkan keseriusan kita dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus memperkuat posisi UNJ di kancah global. Publikasi bukan sekadar angka, tetapi juga kontribusi nyata terhadap masyarakat akademik dunia, ungkapnya.

Sementara itu Prof. Iwan Sugihartono selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNJ mengatakan bahwa LPPM berkomitmen untuk terus mendukung para dosen dalam riset dan publikasi melalui pendanaan, pelatihan penulisan, hingga perluasan jejaring internasional. Dengan demikian, karya akademik dosen UNJ tidak hanya produktif tetapi juga berdampak luas, ujarnya.