JAKARTA, Humas UNJ — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui Badan Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (BP3) resmi menyambut kedatangan delegasi mahasiswa dari Capitol University, Filipina, untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa SEA Teacher Batch 14 Periode II Tahun 2026. Acara pembukaan ini diselenggarakan pada Senin, (5/10/26), bertempat di Ruang Mikroteaching Lantai 3, Gedung Ki Hajar Dewantara, UNJ.
Rangkaian kegiatan praktik mengajar SEA Teacher di lingkungan kampus UNJ ini akan berlangsung selama kurang lebih satu bulan, mulai dari tanggal 2 hingga 27 Oktober 2026. Program strategis yang diinisiasi oleh SEAMEO ini bertujuan memberikan ruang bagi mahasiswa calon pendidik di kawasan Asia Tenggara untuk mengasah kompetensi pedagogik, memperkaya wawasan budaya, dan beradaptasi dengan sistem pendidikan lintas negara.
Pada periode kali ini, UNJ menerima dua mahasiswa delegasi asal Capitol University, yaitu Mikaela Sajar G. dan Louiza Wyne Mehila. Selama program berlangsung, kedua mahasiswa tersebut akan didampingi oleh Liaison Officer (LO) dan supervisor untuk diterjunkan langsung melaksanakan praktik mengajar di sekolah mitra, yakni KB/TK Labschool dan SD Rawamangun 12.

Kepala BP3 UNJ, Prof. Johansyah Lubis, menyampaikan bahwa program SEA Teacher menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman internasional kepada calon pendidik sekaligus memperkuat jejaring kerja sama pendidikan di kawasan Asia Tenggara.
“Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman praktik mengajar di lingkungan pendidikan yang berbeda, tetapi juga belajar memahami keberagaman budaya dan sistem pendidikan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membentuk calon pendidik yang adaptif, terbuka terhadap perbedaan, dan memiliki wawasan global,” ujar Prof. Johansyah.

Kehadiran mahasiswa Capitol University dalam SEA Teacher Batch 14 menegaskan komitmen UNJ dalam memperluas ruang pembelajaran lintas negara melalui pengalaman akademik dan praktik langsung. Program ini diharapkan tidak hanya memperkaya kompetensi pedagogik mahasiswa peserta, tetapi juga memperkuat hubungan kelembagaan UNJ dengan perguruan tinggi di Asia Tenggara serta mendukung pengembangan pendidikan yang berorientasi global.