JAKARTA, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) secara resmi menggelar upacara pelepasan Batavia Team yang akan berlaga di ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026. Kompetisi bergengsi tingkat nasional ini akan diselenggarakan di Universitas Jember, Jawa Timur, pada tanggal 1 hingga 4 Oktober 2026. Acara pelepasan yang dilangsungkan pada Senin (21/9/26) ini mendapat dukungan penuh dari jajaran pimpinan universitas dan berbagai mitra industri.
Membuka rangkaian, General Manager (GM) Batavia Team UNJ, Reihart, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas dukungan seluruh pihak. Reihart menyebutkan bahwa pelepasan ini merupakan bentuk apresiasi atas proses persiapan panjang yang telah dilalui timnya untuk menghadapi kontes ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan rektorat, fakultas, serta para sponsor yang turut mendukung perjalanan Batavia Team .
Dekan Fakultas Teknik UNJ, Prof. Neneng Siti Silfi Ambarwati, dalam sambutannya memaparkan bahwa rombongan Batavia Team yang berjumlah 10 orang ini dijadwalkan berangkat ke Jember pada tanggal 28 September mendatang.
“Kompetisi ini adalah wadah pembelajaran komprehensif, mengingat anggota tim tidak hanya berasal dari rumpun teknik mesin, tetapi juga melibatkan mahasiswa dari lintas fakultas seperti Pendidikan Bahasa Inggris, Ekonomi, dan MIPA. Seluruh anggota tim terus menjaga kekompakan, kedisiplinan, mematuhi prosedur keselamatan kerja (K3), serta selalu menjaga nama baik almamater UNJ.” ungkap Prof. Neneng.

Dukungan universitas juga ditegaskan oleh Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNJ, Yasep Setiakarnawijaya. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya senantiasa berkomitmen untuk memfasilitasi pendanaan bagi tim-tim inovasi mahasiswa agar dapat berprestasi maksimal.
“Semoga Batavia Team dapat kembali membawa pulang gelar juara dan mengamankan posisi podium di Jember, serta kembali ke Jakarta dengan selamat tanpa kendala teknis.” tambahnya.
Lebih lanjut, ia juga mendorong Batavia Team untuk melahirkan inovasi yang bermanfaat langsung bagi sivitas akademika, seperti prototipe sepeda listrik untuk mobilitas bebas emisi di dalam kampus, serta menyambut baik rencana proyek motor listrik yang didanai oleh PLN tahun depan.

Turut memberikan suntikan semangat, perwakilan dari pihak sponsor yakni John Efruan dari TDR. Ia mengungkapkan rasa bangganya dapat menjadi bagian dari perjalanan Batavia Team, mengingat kolaborasi antara TDR dan UNJ telah terjalin erat sejak tahun 2019. Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan industri sangat penting untuk membuka ruang inovasi bagi mahasiswa.
“Ini bukan sekadar melepas tim ke kompetisi, melainkan momentum melepas gagasan, keberanian, dan mimpi generasi muda sebagai pencipta teknologi masa depan,” ujarnya.
John juga membagikan semangat dari tagline TDR, yakni ” Ride to Thrive” atau berkendara untuk berkembang dan maju. Ia berpesan agar tim tidak hanya membawa kendaraan ciptaan mereka, tetapi juga turut membawa integritas, sportivitas, dan keberanian untuk terus berinovasi.

Sebagai penutup, Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi, dan Sistem Informasi UNJ, Prof. Fahrurrozi, memberikan arahan sekaligus melepas tim secara resmi. Mewakili Rektor, Prof. Fahrurrozi memuji konsistensi prestasi Batavia Team yang sebelumnya juga telah mencetak rekam jejak luar biasa hingga berkompetisi di Qatar. Ia menegaskan bahwa hasil riset perguruan tinggi tidak melulu harus berorientasi pada nilai komersial semata, tetapi juga berfungsi penting sebagai branding kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi universitas. Prof. Fahrurrozi juga memastikan bahwa universitas telah menyiapkan pendanaan khusus untuk pengembangan inovasi mobil generasi berikutnya, yakni “Si Benyamin”, dengan target merebut posisi juara pertama di masa mendatang. Dengan mengucapkan basmalah, Prof. Fahrurrozi secara resmi melepas keberangkatan tim menuju Jember.
