JAKARTA, Humas UNJ – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan Education Festival (Edufest) 2026, Kamis (17/9/26), di Aula Bung Hatta, Kampus A UNJ.
Mengusung konsep “Ocean Dream” dengan tema “Taranga Vidya”, kegiatan ini menghadirkan Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat SMP/sederajat se-Jabodetabek yang diikuti 36 tim.
Edufest 2026 menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan wawasan, kemampuan berpikir kritis, konsentrasi, kerja sama, serta keberanian dalam berkompetisi. Lomba dirancang dalam empat babak, yakni IPS, Bahasa Indonesia dan Budaya Nusantara, Pendidikan Kewarganegaraan (PKN), serta Pengetahuan Umum dan IPS berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Ketua Program Studi Pendidikan IPS UNJ, Prof. Desy Safitri, menyampaikan bahwa kegiatan yang melibatkan pelajar secara langsung dapat menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan pembelajaran yang edukatif dan menyenangkan.
“Edufest menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan pengetahuan, berpikir kritis, dan belajar bekerja sama melalui kompetisi. Kegiatan seperti ini juga menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk menerapkan kemampuan akademik dan organisasi dalam kegiatan pendidikan,” ujar Prof. Desy.
Sementara itu, Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, mengapresiasi penyelenggaraan Edufest yang mempertemukan mahasiswa UNJ dengan pelajar dari berbagai sekolah di Jabodetabek. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus bentuk kontribusi mahasiswa kepada masyarakat.
“Edufest menunjukkan bahwa mahasiswa dapat berkontribusi dalam menghadirkan kegiatan edukatif bagi masyarakat. Melalui kompetisi ini, pelajar tidak hanya menguji pengetahuan, tetapi juga belajar bekerja sama, berpikir kritis, dan berani menghadapi tantangan,” ujar Firdaus.
Tema “Taranga Vidya” menjadi landasan pelaksanaan Edufest 2026 yang menggambarkan pengetahuan sebagai sesuatu yang terus bergerak dan berkembang seperti gelombang. Filosofi tersebut diwujudkan melalui rangkaian soal dengan materi dan tingkat tantangan yang beragam sehingga peserta dituntut memiliki wawasan luas, konsentrasi, ketelitian, kecepatan memahami persoalan, serta kemampuan mengambil keputusan.
Sebanyak 36 tim dari berbagai sekolah di wilayah Jabodetabek mengikuti kompetisi tersebut, di antaranya SMPN 213 Jakarta, SMPN 252 Jakarta, SMPN 7 Jakarta, SMP Labschool Jakarta Timur, SMPN 215 Jakarta, SMPN 99 Jakarta, SMPN 41 Jakarta, SMP Muhammadiyah 22, MTsN 29 Jakarta Timur, SMP Labschool Kebayoran, dan peserta dari SMP lainnya.
Ketua Pelaksana Edufest 2026, Adinda Radyana Anwar, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai pengalaman edukatif bagi peserta. Melalui empat babak perlombaan, peserta mendapatkan kesempatan untuk menguji pengetahuan, mengembangkan kemampuan berpikir, serta membangun kekompakan bersama anggota tim.
Pelaksanaan Edufest juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa yang terlibat dalam kepanitiaan. Proses perencanaan dan pelaksanaan kegiatan memberikan pengalaman dalam pengelolaan acara, komunikasi, koordinasi, kepemimpinan, dan kerja sama tim.
Melalui Edufest 2026, BEM Program Studi Pendidikan IPS FISH UNJ turut menghadirkan ruang pembelajaran yang menggabungkan kompetisi dengan pengembangan kemampuan akademik dan karakter pelajar. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa UNJ dalam memperluas pengalaman belajar di luar ruang kelas serta memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Edufest 2026 menjadi momentum untuk mempertemukan semangat belajar, kompetisi, dan kolaborasi antara mahasiswa UNJ dan pelajar se-Jabodetabek. Melalui tema “Taranga Vidya”, kegiatan ini diharapkan mendorong peserta untuk terus mengembangkan pengetahuan, berpikir kritis, dan menjadikan setiap pengalaman sebagai bagian dari perjalanan pembelajaran yang berkelanjutan.