Berawal Dari Cerita Akhirnya Menjadi Cinta

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Batavia Team UNJ Dorong Kreativitas Siswa…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

UNJ Perkuat Komitmen Membangun Zona Integritas melalui Workshop Strategi Meraih Predikat WBK

Berawal dari Tata Boga dan Duta UNJ, Anwar Sanjaya Kini Bersinar di Industri Hiburan Indonesia

Perkuat Jejaring Internasional, UNJ dan CNAM Prancis Teken MoU Kerja Sama Pendidikan pada Joint Working Group 2026

Puspresnas Resmi Buka Program Bina Talenta Indonesia 2026, Libatkan 1.080 Peserta di 27 Perguruan Tinggi Mitra dan 38 Provinsi

Lunch With Parents 2026, Mahasiswa Pendidikan Tata Boga UNJ Tampilkan Karya Kuliner Nusantara kepada Orang Tua

Setiap ku melihat kampus UNJ, hatiku selalu bergetar. Masih terngiang dalam ingatanku, ketika Dosenku menceritakan tentang betapa bangganya Ia terhadap kampusnya dulu di Jakarta. Mungkin mahasiswa UNJ saat ini tak banyak yang tau jika kampus yang megah, indah dan asri ini dulunya bernama IKIP Jakarta. Dari cerita tersebut aku ingin sekali mengenal lebih dekat tentang UNJ terutama Prodi Pendidikan Kimia. Mengikuti seminar, pelatihan dan bahkan menjalin kerjasama dengan menerima mahasiswa PPL di Madrasah tempatku mengajar, semuanya kulakukan karena aku telah jatuh cinta dengan UNJ.

Ketika tiba masanya aku dan dua orang teman mendapat beasiswa S2 dari IAEA (International Energi Atomic Agency), PBB, langsung saja kupilih UNJ. Ketika mulai belajar jadi mahasiswa S2, betapa terkejutnya ternyata aku paling tua diantara ke 13 temanku, mereka masih muda dan enerjik. Aku tetap berusaha semangat dalam belajar yang tumbuh dengan racikan manis para Dosen Kimia yang mengemas pembelajaran menjadi bermakna. Keramahan Dosen dan tendik di FMIPA menjadikanku mahasiswa dan guru yang aktif, kreatif dan inovatif. Para Dosen mengajar dengan sepenuh hati dan tulus membimbing sampai selesai tugas akhir berupa tesis.

Buat para adik-adik S1 dan rekan rekan S2, teruslah berusaha menyelesaikan skripsi atau tesis mu, sedikit demi sedikit. Jagalah komunikasi yang baik dengan teman, Dosen dan pembimbing tugas akhir.

Oleh: Laurensia
(Mahasiswa Magister Pendidikan Kimia/Guru Kimia MAN 3 Jakarta Pusat)