Perkuat Jejaring Internasional, UNJ dan CNAM Prancis Teken MoU Kerja Sama Pendidikan pada Joint Working Group 2026

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. FIKK UNJ Gandeng PORTINA dan PT…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Respons Tantangan Global, Prodi Magister Pendidikan Dasar FIP UNJ Gelar Workshop Revitalisasi Kurikulum

FIP UNJ dan Universitas Harkat Negeri Perkuat Kolaborasi melalui Kunjungan Studi Banding

Mengenal Sandi Andana, Atlet Taekwondo UNJ yang Terus Gelorakan Prestasi

Tim Peneliti FT UNJ Serahkan Inovasi Media Pelatihan Pengelasan SMAW bagi Disabilitas ke Sentra Terpadu Inten Soewono

UNJ Resmi Tutup PKKMB 2026, Mahasiswa Baru Didorong Berkarya dan Berdampak

Angers, Prancis, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terus memperluas jejaring kerja sama internasional sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan tinggi, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat global. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UNJ dan Conservatoire National des Arts et Métiers (CNAM), Prancis, dalam rangkaian Joint Working Group (JWG) 2026 yang berlangsung di University of Angers, Prancis, pada 2 Juli 2026.

Forum Joint Working Group 2026 yang diselenggarakan pada 1–3 Juli 2026 menjadi wadah strategis untuk mempertemukan berbagai perguruan tinggi, lembaga riset, serta mitra internasional dalam membangun kolaborasi lintas negara. Melalui forum ini, berbagai peluang kerja sama dibahas, mulai dari pengembangan riset bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, inovasi, hilirisasi hasil penelitian, hingga penguatan kapasitas institusi dalam menghadapi tantangan global.

Delegasi UNJ yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri atas Prof. Iwan Sugihartono selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNJ, Raden Ajeng Murti Kusuma W. selaku Direktur Inovasi, Hilirisasi, Sistem Informasi dan Pemeringkatan UNJ, serta Yusi Asnidar selaku Wakil Dekan III Bidang Riset, Inovasi, Sistem Informasi, dan Kerja Sama Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNJ.

Penandatanganan MoU dengan CNAM menjadi tonggak penting bagi UNJ dalam memperluas kolaborasi dengan salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Prancis yang memiliki reputasi kuat dalam bidang pendidikan vokasi, teknologi, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia. Kesepakatan ini diharapkan membuka berbagai peluang kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi kedua institusi.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Iwan Sugihartono menyampaikan bahwa kerja sama internasional merupakan bagian penting dari strategi UNJ untuk meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi sekaligus memperluas kontribusi akademik di tingkat internasional.

“Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis bagi UNJ dalam membangun kolaborasi yang lebih luas dengan institusi pendidikan tinggi bereputasi internasional. Kami berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti pada dokumen kesepahaman, tetapi dapat diwujudkan dalam berbagai program konkret seperti penelitian bersama, publikasi internasional, pertukaran akademisi, hingga pengembangan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Prof. Iwan.

Sementara itu, Raden Ajeng Murti Kusuma W. menegaskan bahwa kerja sama dengan CNAM akan semakin memperkuat ekosistem inovasi dan hilirisasi di lingkungan UNJ. Menurutnya, kolaborasi internasional menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan daya saing universitas di tingkat global.

“Kemitraan ini membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan inovasi, hilirisasi hasil riset, transformasi digital, serta peningkatan kualitas tata kelola perguruan tinggi. Kami optimistis kerja sama ini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan reputasi internasional UNJ sekaligus mendukung pencapaian berbagai indikator kinerja institusi,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh Yusi Asnidar, yang menilai bahwa kerja sama internasional memberikan peluang besar bagi sivitas akademika, khususnya dosen dan mahasiswa, untuk memperoleh pengalaman akademik dalam lingkungan global.

“Kolaborasi dengan CNAM akan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai kegiatan akademik internasional, mulai dari penelitian kolaboratif, mobilitas akademik, hingga pengembangan kompetensi lintas budaya. Ini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki daya saing global,” jelas Yusi.

Partisipasi UNJ dalam Joint Working Group 2026 sekaligus menegaskan komitmen universitas dalam memperkuat internasionalisasi melalui kemitraan strategis dengan berbagai institusi dunia. Melalui kerja sama ini, UNJ berharap dapat memperluas jejaring akademik internasional, meningkatkan kualitas riset dan inovasi, serta menghadirkan kontribusi yang lebih besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.