FEB UNJ dorong Inovasi dan Penguatan SDM UMKM Wedang Uwuh

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. SPs UNJ Integrasikan Nilai Bela Negara…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

UNJ dan Kedutaaan Besar Kosta Rika Gagas Kuliah Umum Bedah Sejarah Kosta Rika

Prodi D4 MPLM FT, S2 PL, S2 ML, dan S3 PKLH SPs UNJ Bangun Jejaring Global Berbasis SDGs bersama MUST Malaysia

FT UNJ dan PT. Sefas Pelindotama selenggarakan Kuliah Umum dan Career Coaching “SEFAS Goes to Campus”

Dosen FT UNJ Perkuat Kolaborasi Internasional dan Dukung SDGs melalui Pemanfaatan Jilbab Bekas Menjadi Produk Kreatif di Malaysia

UNJ Raih Penghargaan Bergengsi dari KONI Pusat pada Rakernas 2026, Perkuat Posisi sebagai Kampus Rujukan Ilmu Keolahragaan Nasional

Jakarta, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) melaksanakan pengabdian masyarakat bertajuk “Transformasi SDM UMKM Wedang Uwuh melalui Pengembangan Keterampilan Produksi, Inovasi, dan Keberlanjutan Usaha” yang dilaksanakan pada 31 Januari 2026 di Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari pemuda desa, anggota keluarga pelaku usaha, serta pegawai UMKM Wedang Uwuh yang telah berpengalaman (senior). Keterlibatan lintas generasi ini menjadi kekuatan utama dalam menjaga keberlanjutan pengetahuan tradisional sekaligus mendorong adaptasi terhadap kebutuhan pasar modern.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Madya Betania Kartika, yang memberikan penguatan terkait pengembangan SDM, inovasi produk, dan strategi keberlanjutan usaha. Dalam pemaparannya, Prof. Madya Betania Kartika menyampaikan bahwa keberlanjutan UMKM tradisional tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia dalam beradaptasi terhadap perkembangan zaman.

“UMKM berbasis kearifan lokal seperti Wedang Uwuh memiliki potensi besar untuk berkembang apabila mampu menjaga kualitas produk sekaligus membuka diri terhadap inovasi dan pemanfaatan teknologi sederhana. Regenerasi SDM menjadi kunci agar warisan budaya ini tetap hidup dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan yang dihadapi mitra, seperti krisis regenerasi tenaga kerja akibat dominasi perajin senior, belum adanya standarisasi proses produksi yang berdampak pada kualitas produk yang tidak konsisten, serta keterbatasan inovasi produk yang menghambat daya saing di pasar. Kondisi tersebut menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan UMKM Wedang Uwuh di tengah meningkatnya peluang pasar.

Sebagai solusi, tim pengabdian UNJ melaksanakan rangkaian kegiatan yang terintegrasi, dimulai dari pelatihan regenerasi SDM melalui praktik langsung peracikan Wedang Uwuh dengan melibatkan perajin senior sebagai mentor, penyusunan dan implementasi SOP produksi untuk menjamin konsistensi kualitas, hingga pelatihan inovasi produk yang mendorong pengembangan kemasan dan variasi produk yang lebih modern dan menarik. Selain itu, penggunaan teknologi sederhana seperti timbangan digital dan smartphone dimanfaatkan untuk mendukung proses produksi yang lebih terstandar serta pemasaran digital yang lebih efektif.

Kegiatan ini memberikan dampak yang signifikan, di antaranya meningkatnya keterampilan peserta, tersusunnya SOP produksi sebagai pedoman baku, meningkatnya kualitas dan konsistensi produk, serta terjadinya transfer pengetahuan antar generasi secara lebih sistematis. Selain itu, kemampuan inovasi dan pemasaran digital juga meningkat, sehingga memperkuat daya saing UMKM Wedang Uwuh di pasar yang lebih luas.

Program ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pelatihan berbasis keterampilan, mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan UMKM, memastikan pola produksi yang bertanggung jawab melalui standarisasi proses, serta memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak jangka pendek, tetapi juga mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.

Untuk memastikan keberlanjutan program, tim pengabdian UNJ menyediakan dokumentasi pelatihan berupa SOP dan video, membentuk grup komunikasi digital untuk konsultasi berkelanjutan, serta menunjuk koordinator lokal sebagai trainer bagi SDM baru. Dengan langkah ini, proses regenerasi, standarisasi, dan inovasi diharapkan terus berjalan secara mandiri di lingkungan UMKM.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh LPDP Equity dan dilaksanakan oleh Universitas Negeri Jakarta sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemberdayaan UMKM berbasis kearifan lokal serta penguatan kapasitas SDM guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.