FBS UNJ Perkuat Internasionalisasi Bahasa Indonesia melalui Summer Class BIPA bagi Mahasiswa Jerman

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. FBS UNJ Perkuat Internasionalisasi Bahasa Indonesia…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

UNJ dan Batangas State University Perkuat Kolaborasi melalui Psychological First Aid dan Student Well-Being

UNJ Gelar Peringatan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

Kiprah dan Prestasi UNJ Mengharumkan Indonesia di Asian Games 2026

Delegasi UNJ Kunjungi KBRI Doha, Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Budaya dengan Qatar

Dosen FBS UNJ Raih IKAPI Award 2026, Buku “Gaza: Suatu Malam di Jakarta” Jadi Book of the Year

JAKARTA, Humas UNJ – Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta (FBS UNJ) kembali menyelenggarakan Program Summer Class Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang bekerja sama dengan Hochschule Konstanz University of Applied Sciences (HTWG Konstanz), Jerman. Program yang berlangsung pada 27 Juli–7 Agustus 2026 itu diikuti 14 mahasiswa HTWG Konstanz yang mempelajari bahasa Indonesia sekaligus mengenal budaya Indonesia secara langsung.

Program ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang menyatu dengan kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman, peserta diajak memahami tradisi, seni, serta keberagaman budaya Indonesia melalui berbagai aktivitas yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan praktisi.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan orientasi di Kampus UNJ. Dekan Fakultas Bahasa dan Seni UNJ, Samsi Setiadi, mengatakan penyelenggaraan Summer Class BIPA merupakan bagian dari upaya FBS memperluas kerja sama internasional sekaligus memperkuat posisi bahasa Indonesia di tingkat global.

“Program Summer Class BIPA ini bukan sekadar pembelajaran bahasa, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan antarbudaya yang mempererat hubungan akademik antara Indonesia dan Jerman. Melalui pengalaman belajar yang autentik, kami berharap para mahasiswa internasional tidak hanya mampu berkomunikasi dalam bahasa Indonesia, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya, keberagaman, dan karakter masyarakat Indonesia. Inilah salah satu bentuk nyata kontribusi FBS UNJ dalam mendukung internasionalisasi Universitas Negeri Jakarta sekaligus menguatkan diplomasi bahasa dan budaya Indonesia di tingkat global,” ujar Samsi.

Selama mengikuti program, peserta memperoleh materi yang mengintegrasikan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis dengan berbagai tema yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Tema-tema tersebut meliputi profesi unik, pengenalan Jakarta, destinasi wisata Indonesia dan Jerman, sejarah serta peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kuliner Nusantara, musik dangdut, hingga tari tradisional Indonesia.

Setiap materi dikembangkan melalui diskusi, presentasi, proyek kolaboratif, wawancara lapangan, praktik budaya, dan refleksi. Pendekatan tersebut dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami bahasa secara teoretis, tetapi juga mampu menggunakannya dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Sebagai bagian dari pembelajaran, peserta juga mengikuti kunjungan edukatif ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diperkenalkan pada keberagaman budaya Indonesia dengan mengamati rumah adat, kesenian, dan berbagai warisan budaya Nusantara secara langsung.

Pengalaman belajar semakin beragam dengan hadirnya sejumlah praktisi. Pada sesi pengenalan Jakarta, peserta berdialog dengan Abang dan None Jakarta Timur. Sementara pada tema kuliner Nusantara, mereka mempelajari kekayaan makanan tradisional Indonesia sekaligus mengikuti praktik memasak. Peserta juga berkesempatan mempelajari musik dangdut bersama praktisi serta berlatih tari tradisional bersama narasumber seni tari.

Di akhir program, setiap peserta menyusun proyek akhir berupa vlog bertema “Hal Berkesan di Indonesia” yang mendokumentasikan pengalaman mereka selama mengikuti Summer Class BIPA. Program kemudian ditutup dengan pemberian penghargaan kepada peserta terbaik sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan capaian pembelajaran.

Melalui penyelenggaraan Summer Class BIPA bersama HTWG Konstanz, FBS UNJ memperkuat kerja sama akademik internasional sekaligus memperluas peran UNJ sebagai pusat pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing. Program ini diharapkan menjadi salah satu sarana diplomasi bahasa dan budaya Indonesia serta mendorong semakin luasnya pengenalan bahasa Indonesia di kalangan masyarakat internasional.