FEB UNJ Jadi Rujukan UIN Salatiga dalam Pengembangan Program Studi Bisnis Digital

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Kolaborasi Internasional FISH UNJ dan UiTM:…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

UNJ Sambut 80 Mahasiswa Baru Mappi 2026 untuk Perkuat Kolaborasi Membangun SDM Papua Selatan

Tendik Humas dan IP UNJ Ciptakan Inovasi Sistem Otomasi Media Monitoring untuk Pangkas Waktu Kerja dan Tingkatkan Akurasi Informasi Publik

Dekan FT UNJ Hadiri Kongres FPTVI, Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi

PLPBK UNJ Gandeng KEI untuk Tingkatkan Kompetensi Excel Mahasiswa dan Dosen

Dosen FT UNJ Hadirkan Pelatihan AI dan Energi Bersih untuk Mendorong Kemandirian Masyarakat Pulau Tidung

JAKARTA, Humas UNJ – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta (FEB UNJ) menerima kunjungan benchmarking dari Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga dalam rangka penguatan pengelolaan Program Studi S1 Bisnis Digital, Selasa (5/8/26). Kegiatan yang berlangsung di Gedung SFD Tower B Lantai 10 UNJ tersebut menjadi forum berbagi pengalaman mengenai tata kelola program studi, pengembangan jurnal ilmiah, serta pembinaan kemahasiswaan yang mendukung kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.

Kunjungan ini menegaskan peran FEB UNJ sebagai salah satu rujukan dalam pengembangan pendidikan tinggi di bidang bisnis digital. Selain menjadi ajang berbagi praktik baik, pertemuan tersebut juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara kedua perguruan tinggi.

Delegasi UIN Salatiga disambut oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Sumber Daya FEB UNJ, Agung Kresnamurti Rivai, dan Wakil Dekan Bidang Riset, Inovasi, Sistem Informasi, dan Kerja Sama, Ayatulloh Michael Musyaffi. Hadir pula Koordinator Program Studi S1 Bisnis Digital, pengelola jurnal, tim kemahasiswaan, dosen, tenaga kependidikan, serta rombongan dari UIN Salatiga.

Dalam sambutannya, Agung Kresnamurti Rivai menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking menjadi bagian dari upaya membangun jejaring antarinstitusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.

“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai momentum untuk saling belajar dan memperkuat jejaring antarinstitusi. Semoga pertemuan ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, pengembangan kurikulum, hingga peningkatan kualitas lulusan yang mampu menjawab kebutuhan industri digital,” ujarnya.

Pada sesi utama, Koordinator Program Studi S1 Bisnis Digital FEB UNJ, Ryna Parlyna, memaparkan strategi pengembangan program studi yang telah mengantarkan Prodi Bisnis Digital meraih predikat Unggul. Paparan tersebut mencakup penyusunan kurikulum yang mengacu pada kebutuhan industri, penguatan tata kelola akademik, peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa, serta pengembangan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri.

Menurut Ryna, pencapaian akreditasi Unggul merupakan hasil dari budaya mutu yang dibangun secara konsisten dan melibatkan seluruh unsur di lingkungan program studi.

“Predikat Unggul merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga mitra industri. Kunci utamanya adalah evaluasi berkelanjutan dan kemampuan beradaptasi dengan dinamika industri digital sehingga proses pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” katanya.

Selain membahas tata kelola program studi, FEB UNJ juga berbagi pengalaman dalam pengelolaan jurnal ilmiah. Materi yang disampaikan meliputi proses editorial, strategi meningkatkan kualitas artikel, hingga upaya menjaga reputasi publikasi akademik agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, tim kemahasiswaan memaparkan berbagai program pembinaan yang dirancang untuk memperkuat kompetensi mahasiswa, baik dalam aspek akademik maupun nonakademik. Program-program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan profesional, memperluas pengalaman organisasi, serta mempersiapkan mahasiswa menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Diskusi berlangsung interaktif dengan mengangkat berbagai isu strategis dalam pengembangan Program Studi Bisnis Digital. Beberapa topik yang menjadi perhatian bersama antara lain inovasi kurikulum, pelibatan praktisi industri dalam proses pembelajaran, penguatan riset dan publikasi ilmiah, serta strategi meningkatkan daya saing lulusan di tengah pesatnya transformasi digital.

Melalui forum ini, kedua perguruan tinggi juga menjajaki peluang kolaborasi pada berbagai bidang, seperti penelitian bersama, publikasi ilmiah, pertukaran dosen, seminar, lokakarya, hingga pengembangan kurikulum. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik masing-masing institusi sekaligus menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi FEB UNJ, kegiatan benchmarking tidak hanya menjadi wadah berbagi pengalaman, tetapi juga bagian dari komitmen untuk terus membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Kolaborasi antarkampus dinilai penting dalam memperkuat kualitas pembelajaran, riset, dan pengabdian kepada masyarakat sehingga lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi yang relevan dan mampu bersaing di era ekonomi digital.