Jakarta, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sebagai Pusat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) tahun 2026 menggelar Lokakarya Koordinasi Persiapan UTBK-SNBT 2026 pada Selasa, 14 April 2026 di Luxury Inn Arion Hotel, Rawamangun, Jakarta Timur.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antara panitia pelaksana dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Suku Dinas Pendidikan DKI, Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur dan Jakarta Pusat, Komandan Rayon Militer 04, Kepala Unit Lalu Lintas, Kepala Satpol PP Rawamangun, Kapolsek Pulogadung, seluruh perwakilan PLN dari Cempaka Putih, Jatinegara, Menteng, Kramat Jati, Johar Baru, PT Telkom, serta para Kepala Sekolah, admin server, dan bendahara lokasi dari SMKN 1, 10, 40, 44, 48, dan 50 Jakarta
Ketua Panitia UTBK-SNBT tahun 2026, Prof. Ifan Iskandar menyampaikan pesan kepada peserta lokakarya yang dititipkan melalui Wakil Ketua Panitia UTBK-SNBT UNJ Agung Premono bahwa lokakarya ini tidak hanya membahas teknis ujian, namun lebih dari itu, lokakarya ini menjadi forum penting untuk menyelaraskan prosedur, memitigasi risiko, serta memastikan semua pihak siap mendukung pelaksanaan UTBK dari hulu ke hilir.
Ia juga menyampaikan pesan Rektor UNJ selaku Pengarah UTBK-SNBT, bahwa UNJ mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan kegiatan ini. Selain itu, Agung Premono menekankan bahwa UNJ bertindak sebagai salah satu pusat UTBK yang membantu Panitia Nasional SNPMB, seluruh kebijakan utama ditetapkan secara nasional, namun aturan teknis yang belum diatur dapat ditetapkan oleh Pusat UTBK UNJ sepanjang tidak bertentangan dengan kebijakan nasional.

Dalam sesi koordinasi, berbagai aspek kesiapan teknis dari pihak terkait turut dibahas. PLN menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran pelaksanaan ini, dengan memastikan pasokan listrik dan kesiapan jika terjadi kondisi darurat dengan menunjuk petugas penghubung. Begitu pula, PT Telkom Indonesia memastikan stabilitas jaringan internet di seluruh lokasi. Dari sisi keamanan, telah disiapkan petugas keamanan di setiap lokasi yang berkoordinasi dengan sekretariat panitia. Selain itu sistem perparkiran di lokasi ujian akan dipastikan menggunakan sistem drop off dengan petugas penanggung jawab, untuk menjaga ketertiban dan kelancaran arus kendaraan.
Paparan teknis selanjutnya disampaikan oleh Koordinator Pelaksana UTBK-SNBT UNJ, I Wayan Sugita terkait informasi penting untuk seluruh pihak terkait. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan UTBK-SNBT UNJ, akan berlangsung dalam satu gelombang selama 10 hari, mulai 21 April hingga 30 April 2026, dengan dua sesi ujian setiap hari, yaitu pagi dan siang. Khusus untuk lokasi di lingkungan UNJ, pelaksanaan akan ditambah satu hari pada 2 Mei 2026. Ia menambahkan bahwa tahun 2026, terdata sebanyak 35.191 peserta ujian akan melaksanakan UTBK-SNBT di Pusat UTBK UNJ sebagai lokasi ujian mereka.
Selain kesiapan teknis dan koordinasi lintas sektor, lokakarya ini juga membahas aspek yang tidak kalah penting, yaitu Monitoring dan Evaluasi (Monev) sebagai bagian dari penjaminan mutu pelaksanaan UTBK. Dalam sesi yang dipandu oleh Koordinator Monev Pusat UTBK UNJ, Fatah Nurdin, dijelaskan bahwa Monev memiliki empat tujuan utama. Pertama, menjamin kredibilitas pelaksanaan UTBK SNBT agar sesuai dengan prosedur operasional baku (POB). Kedua, memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan. Ketiga, mengembangkan sistem seleksi yang dapat dipertanggungjawabkan untuk masa mendatang. Keempat, mencegah dan mendeteksi adanya kecurangan sejak dini.
Dari hasil diskusi dan evaluasi tahun-tahun sebelumnya, lokakarya ini menghasilkan tiga himbauan penting bagi seluruh calon peserta UTBK-SNBT 2026: 1. Cek lokasi ujian sehari sebelumnya (H-1) – Pastikan alamat lengkap dan akses jalur menuju lokasi tes. Jangan sampai salah alamat di hari-H, 2. Gunakan sistem drop off – Panitia tidak menyediakan area parkir khusus. Pengantaran peserta hanya diperbolehkan di titik drop off yang telah ditentukan, 3. Utamakan angkutan umum – Dengan keterbatasan parkir dan potensi kemacetan, peserta sangat dianjurkan menggunakan Transjakarta, MRT, LRT, atau taksi/ojek online.
Menutup kegiatan, Agung Premono, selaku Wakil Ketua Pusat UTBK-SNBT UNJ kembali menegaskan bahwa keberhasilan UTBK-SNBT bukan hanya tanggung jawab panitia, melainkan hasil kerja kolektif semua pihak. “Kami atas nama panitia pusat kembali mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Mari kita sukseskan UTBK-SNBT 2026 dengan persiapan matang, koordinasi intensif, dan pelayanan terbaik bagi generasi muda Indonesia,” pungkasnya.