Jakarta, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menggelar prosesi Wisuda Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu, 15 April 2026, di GOR UNJ. Pada sesi ketiga ini, sebanyak 475 wisudawan resmi dikukuhkan, terdiri atas 220 lulusan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan 255 lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH).
Wisuda yang dilaksanakan dalam empat sesi pada 13–16 April 2026 ini merupakan bagian dari pengukuhan total 1.992 lulusan UNJ, sebagai penanda capaian akademik sekaligus awal perjalanan baru para lulusan di tengah dinamika global.
Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan serta keluarga yang telah memberikan dukungan penuh selama proses pendidikan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan para lulusan merupakan hasil dari perjuangan bersama yang tidak terlepas dari doa, pengorbanan, dan ketulusan keluarga.
Pada kesempatan tersebut, Rektor mengangkat tema “Menjadi Sarjana yang Mendunia” dalam sambutannya. Tema ini diangkat sebagai refleksi atas tantangan dunia yang semakin terbuka, kompetitif, dan terhubung secara global. Ia menekankan bahwa lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, tangguh, dan mampu bersaing di tingkat internasional.
Menurut Prof. Komarudin, terdapat lima kunci utama untuk menjadi sarjana yang mampu bersaing secara global, yakni melampaui capaian akademik, menjadi pembelajar sepanjang hayat, memiliki daya lenting dan konsistensi, menciptakan legacy yang berdampak, serta menjadi duta keunggulan yang menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme.
“Dunia tidak hanya membutuhkan individu yang cerdas secara teori, tetapi juga mereka yang mampu menghadirkan solusi nyata dan memberikan dampak bagi masyarakat,” ujar Prof. Komarudin.
Selain prosesi pengukuhan, sesi ini juga menjadi ajang apresiasi bagi wisudawan berprestasi yang telah mengharumkan nama UNJ di tingkat internasional. Di antaranya Yeremia Antonius (wisudawan Prodi S1 Pendidikan Kimia FMIPA) dan Nurul Assyifa Wardana (wisudawati Prodi S1 Pendidikan Biologi FMIPA) yang meraih juara dan penghargaan terbaik dalam kompetisi internasional di bidang sains, Aulawiya Hidayati (wisudawati Prodi S1 Pendidikan Agama Islam FISH) yang memenangkan kompetisi inovasi berbasis SDGs di tingkat internasional, serta Saif Alauddin Rafi (wisudawan Prodi D4 Usaha Perjalanan Wisata FISH) yang berpartisipasi sebagai presenter dalam kolaborasi akademik internasional.
Sebagai penutup, Prof. Komarudin menyampaikan kisah inspiratif B. J. Habibie sebagai teladan sarjana yang mendunia tanpa kehilangan jati diri kebangsaan. Ia menekankan pentingnya menggabungkan keunggulan global dengan kontribusi nyata bagi Indonesia.
“Ilmu yang diperoleh di panggung dunia harus mampu memberikan manfaat bagi bangsa. Inilah esensi sejati dari sarjana yang mendunia,” pesan Prof. Komarudin.
Melalui wisuda ini, UNJ menegaskan komitmennya dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing global, karakter kuat, serta kontribusi nyata dalam membangun peradaban yang lebih maju.