LSPP1-UNJ Perkuat Daya Saing Lulusan melalui Uji Kompetensi Pastry dan Bakery Batch XII

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Kolaborasi SPs dan FMIPA UNJ Bersama…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Perkuat SDGs dan Ekonomi Kreatif Desa, Dosen FT UNJ Kembangkan Cenderamata Berbasis Ramah Lingkungan di Desa Wisata Sukaharja

UNJ dan MIICA Hadirkan Ajang Inovasi Global Berbasis SDGs dan Teknologi Masa Depan Melalui I3C dan IWC 2026

KOP Pencak Silat UNJ Borong 29 Medali di IPB Championship 2026, Perkuat Reputasi Kampus Juara Nasional

Perkuat Daya Saing Global Lulusan, Prodi PJKR FIKK UNJ Revitalisasi Kurikulum Berbasis OBE dan Transformasi Pendidikan

Top Professor FT UNJ Hadirkan Presiden MACMA Malaysia untuk Teguhkan Nilai Kemanusiaan melalui Tausiyah “Kemuliaan Anak Adam”

Jakarta, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terus memperkuat kualitas lulusan yang siap bersaing di dunia kerja melalui penyelenggaraan sertifikasi kompetensi berbasis standar profesi. Komitmen tersebut diwujudkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama Universitas Negeri Jakarta (LSPP1-UNJ) melalui pelaksanaan “Uji Kompetensi Batch XII Skema Penyajian dan Pengolahan Produk Pastry dan Bakery” yang berlangsung pada 2–4 Juni 2026 di Kampus A UNJ.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga yang menjalani serangkaian asesmen kompetensi untuk mengukur kemampuan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja sesuai standar profesi di bidang pastry dan bakery. Uji kompetensi dilaksanakan oleh tiga asesor kompetensi yang merupakan dosen dari rumpun Tata Boga Universitas Negeri Jakarta dan telah memiliki sertifikasi sebagai asesor profesional.

Pelaksanaan uji kompetensi ini merupakan tindak lanjut dari permintaan Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga yang berupaya memfasilitasi mahasiswa tingkat akhir agar memiliki sertifikat kompetensi sebelum menyelesaikan studi. Sertifikat tersebut menjadi bukti pengakuan profesional atas kemampuan yang dimiliki mahasiswa sekaligus menjadi nilai tambah dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Ketua LSPP1-UNJ, Alsuhendra, menyampaikan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan bagian penting dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi yang berorientasi pada kebutuhan industri. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi tidak hanya dituntut memiliki capaian akademik yang baik, tetapi juga harus mampu menunjukkan kompetensi kerja yang terukur dan diakui secara profesional.

“Melalui sertifikasi kompetensi, mahasiswa memperoleh pengakuan atas keterampilan yang dimiliki sesuai standar profesi. Ini menjadi bekal penting dalam meningkatkan kepercayaan diri serta daya saing lulusan ketika memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Alsuhendra menegaskan bahwa LSPP1-UNJ terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai program studi di lingkungan UNJ yang ingin menyelenggarakan uji kompetensi sesuai kebutuhan masing-masing bidang keahlian. Skema ini memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa untuk memperoleh sertifikasi kompetensi secara lebih terarah dan sesuai dengan tuntutan profesinya.

Selain memberikan pengakuan profesional, sertifikat kompetensi yang diterbitkan oleh LSPP1-UNJ juga dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). Dokumen tersebut menjadi nilai tambah yang menunjukkan kompetensi spesifik lulusan kepada dunia usaha dan dunia industri.

Melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Batch XII ini, LSPP1-UNJ berharap seluruh peserta dapat dinyatakan kompeten dan memiliki kesiapan yang lebih kuat untuk berkarier di sektor kuliner dan industri pangan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen UNJ dalam menghasilkan lulusan unggul, profesional, dan adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja melalui penguatan sertifikasi kompetensi yang terintegrasi dengan proses pendidikan tinggi.