Mahasiswa UNJ Raih NIE Singapore ASEAN Undergraduate Scholarship untuk Ikuti Program Semester Exchange di NTU

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Mahasiswa UNJ Raih NIE Singapore ASEAN…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Seminar Perencanaan Keuangan dan Investasi Cerdas Tandai Kerja Sama UNJ dan PT Pegadaian

FT UNJ Bersama PT Brexa Raya Indonesia Buka Peluang Magang Internasional Mahasiswa di Daihatsu Jepang

FT UNJ Bersama Satpol PP DKI Jakarta Gelar FGD untuk Bahas Penyempurnaan SOTK

FBS UNJ Bahas Peluang Mengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing di Australia

Soroti Inklusivitas dan Ketertinggalan Substantif Wujudkan SDGs 2030, Prodi Penmas FIP UNJ Gelar Studium Generale

JAKARTA, Humas UNJ — Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Anindya Kaila Premono, berhasil meraih NIE Singapore ASEAN Undergraduate Scholarship untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa selama satu semester di National Institute of Education (NIE), Nanyang Technological University (NTU), Singapura.

Anindya, mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer FMIPA UNJ, mengikuti program Semester@NIE pada 10 Agustus hingga 4 Desember 2026. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa tahun kedua atau ketiga dari negara-negara ASEAN untuk menjalani pengalaman akademik selama satu semester di NIE.

Beasiswa tersebut mencakup biaya kuliah, tunjangan hidup, serta sejumlah fasilitas pendukung selama masa pertukaran. Kesempatan ini sekaligus menjadi ruang bagi Anindya untuk memperluas pengalaman akademik dan mengenal sistem pendidikan Singapura secara langsung.

Selama mengikuti Semester@NIE, Anindya akan mempelajari berbagai aspek pendidikan dan pembelajaran di Singapura. NIE merupakan bagian dari NTU dan dikenal sebagai institusi yang berfokus pada pendidikan serta pengembangan tenaga pendidik.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari capaian akademik dan proses seleksi yang dilalui Anindya. Prestasinya juga menambah catatan mahasiswa UNJ yang berhasil memperoleh kesempatan mengikuti program internasional di kawasan ASEAN.

Kantor Urusan Internasional (KUI) UNJ turut mendampingi proses seleksi Anindya, mulai dari tahap awal hingga pengiriman nominasi mahasiswa. KUI juga melakukan monitoring dan evaluasi selama mahasiswa mengikuti program pertukaran.

Sekretaris KUI UNJ, Sri Rahayu mengatakan program pertukaran mahasiswa merupakan salah satu upaya untuk memberikan pengalaman internasional kepada mahasiswa sekaligus membuka akses terhadap lingkungan akademik di luar negeri.

“Kesempatan mengikuti program seperti ini penting bagi mahasiswa karena mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar di lingkungan akademik yang berbeda, tetapi juga belajar beradaptasi, membangun jejaring, dan memahami budaya akademik internasional,” ujar Sri Rahayu.

Menurutnya, keberhasilan mahasiswa UNJ dalam memperoleh beasiswa internasional juga menunjukkan pentingnya kesiapan mahasiswa dalam memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia.

“Prestasi Anindya diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UNJ lainnya untuk berani mengikuti program internasional dan mempersiapkan diri sejak dini, baik dari sisi akademik maupun kemampuan pendukung lainnya,” katanya.

Bagi Anindya, pengalaman belajar di NIE menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus membawa pengalaman akademik dari Singapura kembali ke lingkungan UNJ.

Program Semester@NIE juga menjadi bagian dari upaya UNJ memperluas pengalaman internasional mahasiswa dan memperkuat jejaring akademik dengan perguruan tinggi di luar negeri. Melalui program pertukaran dan beasiswa internasional, UNJ mendorong mahasiswa memiliki pengalaman belajar lintas negara serta kesiapan untuk berkompetisi di lingkungan global.