Perkuat Peran Global, UNJ Melalui Ketua LPPM Berpartisipasi dalam 3rd IRODEO Conference 2026 Filipina

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Prodi Humas dan Komunikasi Digital FISH…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

UNJ Siapkan JDIH Terintegrasi untuk Wujudkan Regulasi Kampus yang Transparan dan Akuntabel

UNJ Buka Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, Sediakan 9 Jalur Seleksi Mandiri

BP3 UNJ Sukses Dampingi Penguatan SDM Dosen Unhan RI melalui ToT PEKERTI-AA

UNJ Bangun Kolaborasi Pendidikan Global di Forum Indonesia–Australia TNE CONNECT 2026

Prodi Humas dan Komunikasi Digital FISH UNJ Masuk 10 Besar Nasional Program Studi dengan Peminat Terbanyak SNBT 2026

Masbate City, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional melalui partisipasi aktif dalam forum akademik global. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNJ, Prof. Iwan Sugihartono, dipercaya menjadi plenary speaker dalam 3rd IRODEO Conference 2026 yang diselenggarakan oleh Debesmscat di Masbate City, Filipina pada 13–15 April 2026.

Pada kesempatan ini, Prof. Iwan mengusung tema “Reimagining Education Systems through Research, Technology, and Community Extension”, yang menyoroti pentingnya transformasi sistem pendidikan melalui integrasi riset, teknologi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam paparannya, Prof. Iwan menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan global melalui inovasi berbasis riset dan penguatan program pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas negara dalam mengembangkan model pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman.

“Transformasi pendidikan tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi antara riset, teknologi, dan pengabdian kepada masyarakat agar perguruan tinggi mampu menghasilkan solusi yang relevan dan berkelanjutan,” ujarnya dalam sesi plenary.

Partisipasi UNJ dalam forum ini menjadi bukti komitmen universitas dalam memperluas jejaring internasional serta memperkuat peran sebagai institusi pendidikan yang berkontribusi secara global. Keterlibatan sebagai plenary speaker juga mencerminkan pengakuan terhadap kapasitas akademik dan kepemimpinan UNJ dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.

Melalui keikutsertaan ini, UNJ tidak hanya berbagi praktik baik yang telah dikembangkan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi internasional yang lebih luas, khususnya dalam pengembangan program riset dan pengabdian berbasis komunitas. Hal ini sejalan dengan visi UNJ sebagai kampus berdampak yang terus mendorong inovasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat di tingkat nasional maupun global.