Pertegas Komitmen Good Governance, UNJ Konsisten Raih WTP dari Era BLU hingga PTN-BH

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Rektor UNJ Jadi Narasumber Forum Diskusi…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

FEB UNJ Tutup Ecobis Expo 2026 dengan Semangat Kolaborasi Global

UNJ Gelar Upacara Hardiknas 2026, Semangat Kebinekaan Hadir Lewat Pakaian Adat

Tingkatkan Angka Harapan Hidup, Dosen FIKK UNJ Bekali Lansia Jatinegara Kaum dengan Edukasi Kesehatan dan Kebugaran

Panitia UNJ Sukses Laksanakan UTBK-SNBT 2026 dengan Lancar dan Tertib untuk Hadirkan Seleksi Berintegritas

Jumlah Peserta Meningkat Signifikan, UNJ Sukses Tuntaskan UTBK-SNBT 2026 dengan Lancar dan Tertib

Jakarta, Humas UNJ — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali meneguhkan komitmennya dalam membangun tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Untuk laporan keuangan tahun buku 2025, UNJ yang kini berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) berhasil konsisten mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang merupakan predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan.

Opini tersebut diberikan berdasarkan hasil audit independen oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Tjahjo, Machdjud Modopuro & Rekan pada 20 April 2026, dengan Nomor Laporan Audit: 00072/2.0225/AU.5/11/0710-1/1/IV/2026. Capaian ini memperpanjang rekam jejak konsistensi UNJ dalam menjaga kualitas pelaporan keuangan secara berkelanjutan.

Sejak masih berstatus PTN Badan Layanan Umum (BLU), UNJ telah menunjukkan kinerja tata kelola yang stabil dengan meraih opini WTP secara berturut-turut untuk laporan keuangan tahun buku 2018 hingga 2024. Audit tersebut dilakukan oleh KAP Jojo Sunarjo & Rekan serta KAP Tjahjo, Machdjud Modopuro & Rekan, yang menegaskan konsistensi institusi dalam memenuhi standar akuntansi dan prinsip pengelolaan keuangan yang baik.

Opini WTP sendiri merupakan bentuk pengakuan tertinggi dalam audit laporan keuangan. Predikat ini diberikan ketika laporan keuangan dinilai telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material, bebas dari salah saji signifikan, serta sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku dan prinsip good governance.

Keberhasilan predikat WTP ini menjadi fondasi penting bagi UNJ dalam menjalani transformasi kelembagaan pasca PTN-BH, yang menuntut otonomi lebih luas sekaligus akuntabilitas yang lebih tinggi. Opini WTP ini juga tidak sekadar dimaknai sebagai capaian administratif, tetapi sebagai refleksi dari budaya institusi yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan transparansi.

Atas raihan WTP ini, Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ menegaskan bahwa konsistensi dalam meraih opini WTP merupakan indikator penting dari kematangan kelembagaan UNJ.

“Keberhasilan mempertahankan opini WTP dari masa PTN BLU hingga PTN-BH menunjukkan bahwa UNJ tidak hanya berkembang secara struktural, tetapi juga menguat dalam budaya tata kelola. Ini menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik serta memperkuat posisi UNJ sebagai institusi yang adaptif, transparan, dan berdaya saing global,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa integritas pengelolaan keuangan di era PTN-BH membuka peluang lebih luas bagi UNJ dalam menjalin kemitraan strategis, baik di tingkat nasional maupun internasional. Dengan tata kelola yang kredibel, UNJ diyakini mampu menarik kolaborasi, investasi pendidikan, serta mempercepat pencapaian visi sebagai World Class University.

Sementara itu Prof. Ari Saptono selaku Wakil Rektor UNJ Bidang Keuangan dan Sumber Daya menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika dalam membangun sistem keuangan yang kredibel dan berkelanjutan.

“Opini WTP adalah refleksi dari komitmen bersama dalam mengelola sumber daya publik secara bertanggung jawab. Kami terus memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan kualitas perencanaan berbasis kinerja, serta memastikan bahwa setiap penggunaan anggaran memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dalam kerangka PTN-BH, tata kelola keuangan yang kuat menjadi salah satu pilar strategis dalam meningkatkan daya saing global perguruan tinggi. UNJ terus berupaya menyelaraskan praktik pengelolaan keuangan dengan standar internasional sebagai bagian dari visi menjadi universitas berkelas dunia.

Senada dengan hal di atas, Feny Daruny selaku Direktur Keuangan dan Perencanaan UNJ menjelaskan bahwa capaian ini tidak terlepas dari berbagai inovasi yang terus dikembangkan dalam sistem pengelolaan keuangan, termasuk digitalisasi administrasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Kami mengembangkan sistem perencanaan dan pelaporan yang terintegrasi serta berbasis teknologi. Audit eksternal yang independen menjadi instrumen penting untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas,” jelasnya.

Menurutnya, opini WTP harus dipandang sebagai bagian dari proses berkelanjutan dalam menjaga kepercayaan publik, bukan sekadar target formal. Oleh karena itu, evaluasi dan penguatan tata kelola akan terus dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan serta kerja keras dari semua unit kerja yang ada di UNJ.

Capaian WTP dari era PTN BLU hingga PTN-BH ini semakin memperkuat citra UNJ sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga dalam aspek manajerial dan kelembagaan. Transparansi dan akuntabilitas keuangan menjadi fondasi penting dalam membangun legitimasi publik serta memastikan keberlanjutan institusi di tengah dinamika pendidikan tinggi global.

Ke depan, UNJ berkomitmen untuk terus menjaga integritas, meningkatkan efisiensi, serta memperluas dampak pengelolaan sumber daya dalam mendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing global.