Peserta Didik SMA Labschool Kebayoran UNJ Harumkan Nama Indonesia di Ajang International Geography Olympiad ke-21

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. UNJ dan MIICA Hadirkan Ajang Inovasi…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

UNJ dan Labschool Buktikan Kekuatan Inovasi Anak Bangsa di Ajang Internasional I3C dan IWC 2026, Berikut Daftar Juaranya!

Mahasiswa Kimia FMIPA UNJ Raih Platinum Award Internasional Lewat Kit Deteksi Cepat Bakteri Patogen Pangan di Ajang I3C dan IWC 2026

Kenalkan SDGs Lewat Permainan Edukatif, Siswa SMA Labschool Cibubur Menang di Kompetisi Internasional I3C dan IWC 2026

Board Game Edukasi Mental Health Karya Siswa SMA Labschool Jakarta Raih Platinum Award di Ajang Inovasi Internasional

I3C dan IWC 2026 Resmi Ditutup, UNJ dan MIICA Satukan Inovator Muda dalam Panggung Kreativitas Global

Bangkok, Humas UNJ – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik SMA Labschool Kebayoran Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rayyan Anantara Abdullah, yang berhasil meraih Medali Perak dalam ajang International Geography Olympiad (iGeo) ke-21. Kompetisi paling bergengsi di bidang geografi tingkat internasional ini berlangsung di Bangkok, Thailand, pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2025, dan diikuti oleh puluhan negara dari seluruh dunia.

Rayyan Anantara Abdullah merupakan bagian dari Tim Olimpiade Geografi Indonesia (TOGI) yang terdiri dari empat peserta didik SMA terpilih dari berbagai daerah di Indonesia. Bersama ketiga rekannya, Rayyan berhasil mempersembahkan medali bagi Indonesia, melanjutkan tradisi prestasi gemilang yang telah dibangun selama bertahun-tahun oleh delegasi Indonesia dalam ajang tersebut.

Pada kesempatan ini, Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ mengapresiasi dan rasa bangganya atas prestasi Rayyan. “Keberhasilan Rayyan bukan hanya menjadi kebanggaan bagi SMA Labschool Kebayoran, tetapi juga bagi UNJ dan bangsa Indonesia. Ini membuktikan bahwa pendidikan yang berkualitas dan pembinaan yang konsisten mampu melahirkan generasi unggul yang berdaya saing global,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Badan Pengelola Sekolah (BPS) Labschool UNJ, Prof. Totok Bintoro, turut menyampaikan rasa syukurnya atas capaian luar biasa ini. “Prestasi Rayyan adalah buah dari kerja keras, dedikasi, dan sinergi antara peserta didik, guru pembina, dan orang tua. Ini menjadi motivasi besar bagi seluruh peserta didik Labschool untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” kata Prof. Totok.

Ajang iGeo dikenal sebagai wadah kompetisi intelektual tertinggi bagi peserta didik SMA dalam bidang geografi, yang mencakup ujian tertulis, kerja lapangan berbasis observasi langsung, serta analisis berbasis data spasial. Keikutsertaan Rayyan dan keberhasilannya meraih medali menjadi bukti bahwa pelajar Indonesia mampu bersaing di panggung dunia dengan kompetensi dan keunggulan yang mumpuni.

SMA Labschool Kebayoran UNJ terus berkomitmen mencetak generasi berprestasi melalui pembelajaran berbasis karakter, penelitian, dan kompetisi global. Prestasi ini tidak hanya memperkuat citra Labschool UNJ sebagai sekolah unggulan, tetapi juga mengukuhkan kontribusinya dalam mencetak duta intelektual bangsa di kancah internasional.