
Semarang, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX Tahun 2025. Kali ini, prestasi datang dari cabang olahraga (cabor) Catur. Laysa Latifah, mahasiswi UNJ, berhasil meraih Medali Emas pada nomor pertandingan Perorangan Putri Catur Standar. Pertandingan bergengsi tersebut berlangsung di Balairung Universitas PGRI Semarang Karangtempel pada Senin, 22 September 2025.
Keberhasilan Laysa menambah daftar panjang kontribusi mahasiswa UNJ yang tampil gemilang di kancah nasional. Raihan emas ini sekaligus membuktikan ketangguhan atlet mahasiswa UNJ dalam berbagai cabang olahraga, tidak hanya cabang fisik, tetapi juga cabang olahraga berbasis strategi dan konsentrasi tinggi seperti catur.
Pada kesempatan ini, Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian tersebut.
“ Prestasi yang diraih Laysa Latifah adalah bukti bahwa mahasiswa UNJ memiliki kapasitas luar biasa, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Catur membutuhkan strategi, kesabaran, dan kecerdasan, dan Laysa telah menunjukkannya dengan sangat baik. Kami bangga atas capaian ini dan berharap kemenangan ini menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa UNJ untuk terus berprestasi,” ujar Prof. Komarudin.
Sementara itu, Prof. Ifan Iskandar selaku Wakil Rektor UNJ Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni sekaligus Ketua Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) DKI Jakarta, juga turut memberikan komentar.
“Kemenangan Laysa menambah perolehan medali untuk kontingen DKI Jakarta, sekaligus menunjukkan bahwa UNJ konsisten menjaga tradisi juara di POMNAS. Catur adalah olahraga yang melatih logika, konsentrasi, dan kecerdasan emosional. Saya berharap Laysa dan seluruh atlet mahasiswa UNJ terus menjaga semangat juang serta memberikan yang terbaik bagi almamater dan daerah,” tegas Prof. Ifan.
Dengan raihan medali emas dari Laysa Latifah, UNJ semakin memperkuat posisi sebagai salah satu perguruan tinggi yang berkontribusi besar dalam prestasi olahraga nasional, serta menegaskan perannya dalam membina mahasiswa berdaya saing di berbagai bidang.