FEB UNJ dan Monash University Indonesia Bahas Draft MoU untuk Perluas Jejaring Internasional

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Dukung Penguatan Internasionalisasi, UNJ dan MIICA…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

PKKMB FEB UNJ Hadirkan Menko Pangan RI, Zulkifli Hasan Ajak Mahasiswa Bangun Kemandirian Sejak Kuliah

Prof. Dalia Sukmawati Bahas Potensi Biodiversitas Mikroba Indonesia dalam Pengembangan Smart Anti-Infective

SPs UNJ Hadirkan Prof. Rekha Koul Bahas Riset Lingkungan Belajar di Kelas

FMIPA UNJ Hadirkan Profesor Curtin University Bahas Pembelajaran STEM Berbasis Inkuiri

FMIPA UNJ Gandeng Curtin University Kembangkan Pembelajaran STEM Berbasis Inkuiri

Jakarta, Humas UNJ — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta (FEB UNJ) menggelar pertemuan strategis dengan perwakilan dari Monash University Indonesia dalam rangka pembahasan draft Memorandum of Understanding (MoU) sebagai langkah awal kerja sama internasional antara kedua institusi. Pertemuan berlangsung pada Selasa, 15 Juli 2025, di lantai 10 Gedung SFD Tower B, Kampus UNJ.

Hadir dalam pertemuan ini jajaran pimpinan FEB UNJ, perwakilan Staf Ahli Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Bisnis UNJ, perwakilan Kantor Hukum UNJ, Koordinator Program Studi, Gugus Penjaminan Mutu, serta unit-unit pendukung internasionalisasi FEB UNJ. Dari pihak Monash University Indonesia, hadir tim pengembang kerja sama yang membawa visi global Monash untuk memperluas kolaborasi pendidikan dan riset di Indonesia.

Pertemuan dibuka dengan paparan dari FEB UNJ yang menyoroti potensi kolaborasi internasional, khususnya melalui skema Dual Degree, Fast Track, dan Student Mobility. Program-program ini menjadi bagian dari strategi FEB UNJ dalam memperluas akses mahasiswa dan dosen terhadap pengalaman akademik global.

Pihak Monash University Indonesia menyambut positif peluang kerja sama tersebut dan menjelaskan bahwa draft MoU yang disusun bersifat umum dan fleksibel. Hal ini bertujuan untuk memayungi berbagai bentuk kerja sama lintas bidang, termasuk di luar kegiatan akademik seperti riset kolaboratif dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam diskusi terbuka, kedua belah pihak sepakat bahwa kerja sama akan diformalkan di tingkat universitas agar bersifat inklusif dan tidak membatasi ruang lingkup kolaborasi di tingkat program studi. Fleksibilitas dalam penyusunan struktur kerja sama juga ditekankan oleh Monash University Indonesia sebagai kunci keberhasilan kemitraan yang adaptif terhadap kebutuhan UNJ tanpa hambatan birokrasi.

Forum ini juga menjadi wadah untuk menyelaraskan persepsi dan menyepakati butir-butir penting dalam draft MoU, dengan komitmen untuk menjamin kebermanfaatan bagi civitas akademika UNJ secara luas. Diskusi berjalan konstruktif dan produktif, mencerminkan semangat kolaboratif kedua institusi dalam membangun kemitraan strategis jangka panjang.

Pertemuan ini menjadi tonggak penting bagi UNJ dan FEB UNJ dalam memperkuat posisi institusi di kancah pendidikan global. Kolaborasi dengan Monash University, menunjukkan keseriusan UNJ dalam membangun jejaring internasional yang relevan, berdaya saing, dan berdampak.