UNJ Gelar Pelatihan Pemanfaatan Smartboard dan Kamera Konferensi Berbasis AI untuk Perkuliahan Modern

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Muhammad Zacky Alfatah, Mahasiswa UNJ yang…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Pemeringkatan Internasional UNJ Terus Melesat, Kini Masuk Peringkat 801+ versi THE Asia University Ranking

UNJ Akselerasi SDGs ke-3 melalui Penguatan Ekosistem Kampus Sehat Mental lewat Sosialisasi PLPBK dan Pelatihan PFA

Wisudawan Terbaik Doktor UNJ Raih IPK 4.00, Dewi Tegaskan Pentingnya Disiplin dan Integritas

UNJ dan PT Happy Lab Indonesia Jalin Kerja Sama untuk Kembangkan Talenta Kreator Digital Mahasiswa yang Inovatif dan Kompetitif

Mendiktisaintek Dorong Zero Waste di Kampus Saat Tinjau Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di UNJ

Jakarta, Humas UNJ — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Pada Kamis, 18 September 2025, Direktorat Sumber Daya dan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) UNJ menyelenggarakan Pelatihan Pemanfaatan Smartboard dan AI-Powered Camera Conference untuk Perkuliahan Modern di dua ruang kelas lantai 9, Gedung 1A dan Gedung 1B, yang telah dilengkapi perangkat Smart Classroom.

Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh sekitar 25 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai unit kerja, antara lain fakultas, Sekolah Pascasarjana, Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustikom), Biro Perencanaan dan Pengembangan Pendidikan (BP3), serta Subdirektorat Pengelolaan Aset dan Pengembangan Infrastruktur.

Pelatihan difokuskan pada pemanfaatan teknologi Smartboard dan AI-Powered Camera Conference sebagai sarana pendukung perkuliahan, baik secara daring maupun luring. Teknologi Smartboard memungkinkan penyampaian materi secara interaktif dan dinamis, sementara kamera konferensi berbasis kecerdasan buatan mampu menyesuaikan fokus secara otomatis, meningkatkan kualitas audio-visual, serta memperkuat keterlibatan antara dosen dan mahasiswa.

Melalui pelatihan ini, UNJ tidak hanya meningkatkan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan dalam mengoperasikan perangkat Smart Classroom, tetapi juga memperkuat transformasi digital di bidang pendidikan. Dengan dukungan teknologi tersebut, proses belajar-mengajar di UNJ diharapkan menjadi lebih efektif, inklusif, dan relevan dengan tuntutan era digital.

Ke depan, UNJ berencana untuk terus mengembangkan dan menambah jumlah ruang Smart Classroom secara bertahap guna mendukung kualitas pembelajaran yang lebih baik.