UNJ Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi dalam Pengembangan MKWK Nasional

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. I3C dan IWC 2026 Resmi Ditutup,…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Mengenal Sandi Andana, Atlet Taekwondo UNJ yang Terus Gelorakan Prestasi

Tim Peneliti FT UNJ Serahkan Inovasi Media Pelatihan Pengelasan SMAW bagi Disabilitas ke Sentra Terpadu Inten Soewono

UNJ Resmi Tutup PKKMB 2026, Mahasiswa Baru Didorong Berkarya dan Berdampak

UNJ Kembangkan Pembelajaran MKWK Pancasila Sesuai Bidang Keilmuan Mahasiswa

Andy Hadiyanto Dorong Reorientasi Pendidikan Agama untuk Membentuk Karakter dan Kepekaan Sosial Mahasiswa

LOMBOK, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) turut berpartisipasi dalam Seminar Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Kelembagaan dan Dosen Mata Kuliah Wajib Kurikulum) Seluruh Indonesia (AKD MKWK SI) yang diselenggarakan di Kota Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 26–28 Agustus 2026.

Delegasi UNJ yang hadir pada kegiatan ini diantaranya Andy Hadiyanto, Humaidi, Rihlah Nur Aulia, Muslihin, Sari Narulita, Rudi M. Barnansyah, dan Anggito Wibowo yang merupakan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) UNJ.

Kegiatan Seminar Nasional dan Rakernas AKD MKWK SI menjadi momentum strategis untuk bertukar informasi, berbagi pengalaman, serta meningkatkan kapasitas dan kelembagaan asosiasi. Forum ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam menghadirkan pelayanan perkuliahan Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) yang semakin berkualitas dan maksimal.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Andy Hadiyanto, Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Bisnis sekaligus Ketua Umum DPP Asosiasi Dosen Pendidikan Agama Islam Seluruh Indonesia (ADPISI) dipercaya menjadi salah satu keynote speaker, bersama Prof. Amin Abdullah, Prof. Mashum, dan Prof. Aqrom.

Andy Hadiyanto menilai forum nasional ini penting untuk memperkuat kolaborasi antardosen dan perguruan tinggi dalam mengembangkan pembelajaran MKWK. Menurutnya, MKWK memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan wawasan mahasiswa sebagai bagian dari pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada kompetensi akademik.

“Forum ini menjadi ruang penting untuk memperkuat sinergi dan menyamakan perspektif dalam pengembangan MKWK. Kita ingin memastikan MKWK tidak hanya menjadi mata kuliah yang wajib ditempuh, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pembentukan karakter, wawasan kebangsaan, dan kompetensi mahasiswa,” ujar Andy Hadiyanto.

Selain berpartisipasi sebagai narasumber, delegasi UNJ juga menorehkan prestasi dalam kegiatan tersebut. Muslihin, yang merupakan Penanggung Jawab (PJ) Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) UNJ, berhasil terpilih sebagai Presenter Terbaik dalam Seminar Nasional.

Muslihin menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan inovasi pembelajaran PAI dan MKWK agar semakin relevan dengan kebutuhan mahasiswa serta perkembangan pendidikan tinggi.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran MKWK, khususnya PAI. Tantangannya adalah bagaimana materi yang diberikan dapat semakin kontekstual, menarik, dan mampu menjawab kebutuhan mahasiswa di tengah perkembangan zaman,” ungkap Muslihin.

Keikutsertaan UNJ dalam Seminar Nasional dan Rakernas AKD MKWK e-Indonesia sekaligus memperlihatkan komitmen universitas dalam memperkuat jejaring akademik dan kontribusi pada pengembangan pendidikan tinggi di tingkat nasional. Kehadiran UNJ sebagai peserta, narasumber, sekaligus peraih Presenter Terbaik menjadi bagian dari upaya memperluas kolaborasi dan berbagi praktik baik dalam penyelenggaraan MKWK.

Melalui forum tersebut, UNJ diharapkan dapat terus berkontribusi dalam penguatan kelembagaan, inovasi pembelajaran, dan pengembangan kapasitas dosen MKWK. Kolaborasi yang terbangun diharapkan mampu mendukung penyelenggaraan MKWK yang semakin berkualitas serta memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter dan kompetensi mahasiswa di berbagai perguruan tinggi Indonesia.