JAKARTA, Humas UNJ — Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Jakarta (Prodi Penjas FIKK UNJ) mengembangkan pendekatan pembelajaran yang memadukan aktivitas fisik dengan pendidikan karakter melalui kegiatan Physical Education (PE) Urban Games, Sabtu (18/7/26). Kegiatan ini merupakan implementasi mata kuliah Pendidikan Karakter yang dirancang agar mahasiswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung di luar ruang kelas.
Berbeda dengan pembelajaran konvensional, PE Urban Games memanfaatkan lingkungan kampus sebagai ruang belajar. Mahasiswa mengikuti berbagai tantangan yang dirancang untuk melatih kemampuan bekerja sama, berpikir kritis, berkomunikasi, memimpin, serta mengambil keputusan dalam situasi yang dihadapi secara nyata.

Melalui pendekatan experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep pendidikan karakter secara teoritis, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam setiap aktivitas. Setelah menyelesaikan setiap tantangan, peserta diajak melakukan refleksi terhadap proses yang mereka alami sebagai bagian dari pembelajaran.
Koordinator Prodi Penjas FIKK UNJ, Wahyuningtyas Puspitorini, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya menghadirkan proses belajar yang lebih kontekstual sehingga mahasiswa dapat menghubungkan materi perkuliahan dengan pengalaman yang mereka peroleh di lapangan.
Menurutnya, pendidikan karakter akan lebih efektif apabila mahasiswa diberi kesempatan untuk mempraktikkan nilai-nilai seperti tanggung jawab, disiplin, kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama dalam situasi yang nyata.
“Melalui PE Urban Games, kami ingin menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya menekankan aspek pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, serta keterampilan memecahkan masalah. Aktivitas fisik yang dipadukan dengan pendekatan experiential learning memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari pengalaman,” ujar Wahyuningtyas.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa dibagi ke dalam sejumlah kelompok dan menyelesaikan berbagai tantangan yang menuntut koordinasi, strategi, komunikasi, serta kemampuan mengambil keputusan secara bersama-sama. Aktivitas tersebut tidak berorientasi pada kompetisi semata, melainkan menjadi sarana untuk mengembangkan keterampilan sosial yang dibutuhkan dalam kehidupan akademik maupun dunia kerja.
Selain melatih kemampuan interpersonal, PE Urban Games juga mendorong mahasiswa agar mampu beradaptasi terhadap berbagai situasi. Setiap tantangan dirancang untuk menumbuhkan kreativitas dalam menyelesaikan persoalan, sekaligus membangun rasa percaya diri ketika bekerja dalam tim.
Pendekatan tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan pembelajaran di perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada penguasaan materi akademik, tetapi juga pengembangan kompetensi abad ke-21. Kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas menjadi bagian penting yang terus diperkuat melalui berbagai inovasi pembelajaran.
Bagi Prodi Penjas FIKK UNJ, aktivitas fisik tidak hanya dipahami sebagai sarana meningkatkan kebugaran, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter. Interaksi antarmahasiswa selama kegiatan memberikan ruang untuk belajar menghargai perbedaan, membangun kepercayaan, serta menyelesaikan persoalan melalui kerja sama.
Pelaksanaan PE Urban Games juga menjadi bagian dari komitmen FIKK UNJ dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih partisipatif dan berpusat pada mahasiswa. Lingkungan kampus dimanfaatkan sebagai laboratorium pembelajaran yang memungkinkan peserta memperoleh pengalaman nyata tanpa harus meninggalkan konteks akademik.
Di sisi lain, kegiatan ini mendukung upaya perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan yang memiliki keseimbangan antara kompetensi akademik, keterampilan sosial, dan karakter. Pengalaman belajar yang diperoleh melalui aktivitas langsung diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa ketika memasuki dunia kerja maupun berkontribusi di masyarakat.
PE Urban Games juga mendukung sejumlah tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama pada aspek pendidikan berkualitas, kesehatan dan kesejahteraan, serta penguatan kolaborasi. Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan arah pengembangan pembelajaran berdampak yang mendorong mahasiswa untuk belajar melalui pengalaman dan memberikan kontribusi nyata di lingkungan sekitarnya.
Melalui kegiatan ini, Prodi Penjas FIKK UNJ menunjukkan bahwa pendidikan karakter dapat dikembangkan melalui metode pembelajaran yang aktif dan berbasis pengalaman. Pendekatan tersebut diharapkan menjadi salah satu praktik pembelajaran yang relevan dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya menguasai bidang keilmuan, tetapi juga memiliki kemampuan bekerja sama, memimpin, dan beradaptasi dengan berbagai tantangan.