
Cibubur, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan sistem penerimaan mahasiswa baru yang berkualitas, akuntabel, dan berintegritas melalui kegiatan “Pemutakhiran Instrumen Unjuk Kerja PENMABA Jalur Prestasi UNJ 2026” yang berlangsung pada 5–6 Juni 2026 di Avenzel Hotel and Convention, Cibubur.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Kantor Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNJ ini menjadi langkah strategis dalam menyempurnakan instrumen penilaian yang digunakan pada seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PENMABA) Jalur Prestasi. Melalui pemutakhiran tersebut, UNJ berupaya memastikan proses seleksi berlangsung secara objektif, transparan, terukur, dan mampu menjaring calon mahasiswa berprestasi yang memiliki kompetensi serta potensi unggul sesuai bidang keahlian dan capaian prestasinya.
Upaya ini menjadi semakin penting mengingat proses seleksi PENMABA Jalur Prestasi Tahun 2026 telah berlangsung sejak 13 Mei hingga 31 Mei 2026, dengan hasil seleksi yang akan diumumkan pada 19 Juni 2026. Oleh karena itu, penyempurnaan instrumen penilaian menjadi bagian penting dalam menjaga mutu dan kredibilitas proses seleksi yang dilaksanakan UNJ.

Kegiatan ini dihadiri oleh para penyusun instrumen unjuk kerja dari berbagai bidang prestasi, penyusun rubrik kuantifikasi unjuk kerja, staf akademik, serta sekretaris Kantor Humas dan Informasi Publik UNJ. Selama dua hari pelaksanaan, peserta melakukan evaluasi, penyesuaian, dan penyempurnaan instrumen berdasarkan perkembangan kebijakan pendidikan tinggi, dinamika prestasi peserta didik, serta kebutuhan program studi di lingkungan UNJ.
Wakil Rektor UNJ Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni yang juga Plh. Rektor UNJ, Prof. Ifan Iskandar, menegaskan bahwa jalur prestasi merupakan salah satu instrumen penting dalam memberikan akses pendidikan tinggi kepada siswa-siswa terbaik yang memiliki rekam jejak prestasi akademik maupun nonakademik.
Menurutnya, kualitas instrumen seleksi menjadi faktor kunci dalam memastikan bahwa proses penerimaan mahasiswa berlangsung secara adil serta mampu menjaring talenta-talenta unggul dari berbagai daerah di Indonesia.
“Pemutakhiran instrumen unjuk kerja ini merupakan bagian dari komitmen UNJ untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik sejak tahap penerimaan mahasiswa baru. Kami ingin memastikan bahwa setiap calon mahasiswa yang diterima melalui jalur prestasi benar-benar memiliki kompetensi, potensi, dan rekam jejak yang sesuai dengan bidang yang dipilih. Oleh karena itu, instrumen yang digunakan harus selalu diperbarui agar tetap relevan, objektif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujar Prof. Ifan.
Lebih lanjut, Prof. Ifan menambahkan bahwa PENMABA Jalur Prestasi merupakan salah satu jalur strategis dalam mendukung visi UNJ sebagai perguruan tinggi yang unggul, inklusif, dan berdaya saing global. Melalui mekanisme seleksi yang kredibel, UNJ berupaya menghadirkan kesempatan yang setara bagi calon mahasiswa berprestasi untuk mengembangkan potensinya di lingkungan akademik yang berkualitas.
Sementara itu, Agung Premono selaku Direktur Akademik UNJ dalam sambutan pembukanya menekankan pentingnya konsistensi standar penilaian dalam proses seleksi. Menurutnya, instrumen yang baik tidak hanya mampu mengukur capaian prestasi calon mahasiswa secara akurat, tetapi juga menjadi dasar pengambilan keputusan yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat kualitas instrumen yang digunakan dalam seleksi. Dengan instrumen yang semakin valid dan reliabel, kita dapat memastikan bahwa proses seleksi berlangsung secara profesional dan mampu menjaring calon mahasiswa terbaik sesuai karakteristik program studi yang dituju,” ujarnya.
Selain sebagai forum evaluasi, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaboratif bagi para penyusun instrumen untuk berbagi pengalaman, mendiskusikan praktik terbaik, serta merumuskan standar penilaian yang lebih komprehensif dan adaptif terhadap perkembangan prestasi peserta didik di tingkat nasional maupun internasional.
Hasil pemutakhiran instrumen yang dihasilkan diharapkan mampu meningkatkan validitas, reliabilitas, dan efektivitas proses seleksi PENMABA Jalur Prestasi pada tahun-tahun mendatang. Dengan demikian, UNJ dapat terus menjaga kualitas input mahasiswa sebagai fondasi penting dalam menghasilkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Melalui kegiatan ini, UNJ kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sistem seleksi yang berkualitas, berintegritas, dan berorientasi pada pengembangan talenta unggul sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan tinggi yang bermutu dan berdaya saing global.