PANGANDARAN, Humas UNJ – Dua mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ambil bagian dalam rangkaian penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional III Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (BKS PTN Barat) di Alun-alun Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada 22–24 Agustus 2026.
Kedua mahasiswa tersebut ialah Azanty Desdhia Mahira dari Program Studi Pendidikan Tari, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), serta Rajwa Bilqis Mumtaz dari Program Studi Manajemen Pemasaran Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNJ.
Penutupan KKN Internasional III BKS PTN Barat dirangkaikan dengan penutupan KKN Reguler Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung. Kegiatan mengangkat tema “Inclusive Smart Tourism and Creative Economy through Art and Cultural Empowerment for Sustainable Development Goals (SDGs)”.
Salah satu agenda utama penutupan adalah pertunjukan kolosal “Niskala Gudha Siti Samboja”, karya akademik ISBI Bandung yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat setempat. Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan potensi seni dan budaya sekaligus mendukung pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Bagi Azanty, keterlibatan dalam KKN Internasional memberikan pengalaman baru dalam bekerja bersama masyarakat dan peserta dari berbagai latar belakang.
“Kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Selain belajar memahami budaya dan kehidupan masyarakat di Pangandaran, saya juga belajar bagaimana berkolaborasi dan berkomunikasi dengan peserta dari berbagai daerah dan negara melalui seni,” ujar Azanty.
Pengalaman serupa dirasakan Rajwa. Mahasiswa Manajemen Pemasaran Digital itu menilai kegiatan KKN menjadi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dalam situasi nyata di masyarakat.
“Saya mendapatkan banyak pengalaman, terutama dalam berinteraksi dengan masyarakat dan bekerja dalam tim yang memiliki latar belakang berbeda. Pengalaman ini membuat saya semakin memahami bahwa ilmu yang dipelajari di kampus dapat diterapkan untuk memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat,” ungkap Rajwa.
KKN Internasional III BKS PTN Barat 2026 diikuti 236 peserta dari 38 perguruan tinggi di Indonesia, Malaysia, dan Bangladesh. Sebanyak 15 mahasiswa asing turut ambil bagian dalam program tersebut, antara lain berasal dari Thailand, Malaysia, Bangladesh, India, Pakistan, Tanzania, dan Yaman.
Program berlangsung di Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dengan cakupan 30 desa di sejumlah kecamatan. UNJ menjadi salah satu perguruan tinggi anggota BKS PTN Barat yang berpartisipasi melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).
Kegiatan KKN berlangsung sejak 22 Juli hingga 24 Agustus 2026. Selama program, mahasiswa terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat yang mencakup pendidikan, lingkungan, kesehatan, sosial budaya, ekonomi kreatif, serta pembangunan berkelanjutan.
Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi, beradaptasi, dan bekerja sama dengan masyarakat serta peserta dari berbagai daerah dan negara.
Dalam acara penutupan, UNJ diwakili Koordinator Layanan Administrasi LPPM, Henry Fahjuni, bersama staf LPPM, Teguh Santoso. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari dukungan LPPM UNJ terhadap keterlibatan mahasiswa dalam program KKN internasional.
Henry Fahjuni mengatakan keikutsertaan mahasiswa UNJ dalam KKN Internasional III BKS PTN Barat merupakan bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya memperluas pengalaman internasional mahasiswa.
“KKN Internasional menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu sekaligus membangun kepekaan sosial melalui interaksi langsung dengan masyarakat dan peserta lintas negara. Pengalaman ini penting untuk membentuk mahasiswa yang memiliki wawasan global, kemampuan kolaborasi, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat,” tutur Henry.
Ia berharap pengalaman selama KKN dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan dan kegiatan pengabdian yang berkelanjutan ketika kembali ke lingkungan kampus.
Pertunjukan “Niskala Gudha Siti Samboja” menjadi salah satu gambaran bagaimana seni dan budaya dapat digunakan sebagai medium untuk membangun keterlibatan masyarakat. Kolaborasi mahasiswa, akademisi, dan masyarakat dalam pertunjukan tersebut juga memperlihatkan keterkaitan antara pengembangan budaya, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat.
Keikutsertaan Azanty dan Rajwa dalam KKN Internasional III BKS PTN Barat menjadi bagian dari upaya UNJ memperluas pengalaman belajar mahasiswa melalui kegiatan pengabdian lintas daerah dan lintas budaya. Program tersebut sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, kemampuan kolaborasi, dan kepedulian terhadap masyarakat.